My WordPress Blog

Baksos Koja, GPSN Apresiasi Tiga Pilar Atasi Masalah Keamanan dan Narkoba

Kegiatan Bakti Sosial yang Menyentuh Hati Warga RW 04

Generasi Pemuda Sosial Nusantara (GPSN) kembali menunjukkan kepedulian mereka terhadap masyarakat dengan menggelar berbagai kegiatan bakti sosial di RW 04 Kelurahan Lagoa, Koja, Jakarta Utara. Acara ini dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 21 Desember 2025, dan mencakup sunatan massal, bazar sembako murah, serta donor darah. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat yang bertujuan untuk membantu warga, terutama di wilayah Lagoa dan Jakarta Utara.

Ketua GPSN, Habib Muhammad Zaidzul Fikri Assegaf, menyampaikan bahwa kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari warga yang sudah datang sejak pagi hari. “Alhamdulillah, hari ini tanggal 21 Desember 2025 kami melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa sunatan massal, pangan murah, dan donor darah. Kegiatan ini berkolaborasi dengan pengurus RW 04, Karang Taruna RW 04, PMI Kota Jakarta Utara, Badan Pangan Nasional, serta Yayasan Baitul Maal,” ujarnya.

Menurut Habib Fikri, kegiatan ini dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan ekonomi. “Banyak warga yang merasa terbantu. Sunatan massal ini sangat membantu keluarga, begitu juga dengan sembako murah di tengah kondisi ekonomi yang saat ini tidak mudah,” katanya.

Selain itu, kegiatan donor darah juga menjadi bagian penting dalam mendukung ketersediaan stok darah di Jakarta Utara. Habib Fikri menyebut PMI Jakarta Utara memberikan penanganan dan pelayanan yang baik kepada masyarakat. “Alhamdulillah antusiasme warga juga tinggi untuk donor darah. Ini sangat membantu PMI Kota Jakarta Utara dalam menjaga ketersediaan stok darah,” ucapnya.

Sikap GPSN terhadap Perayaan Tahun Baru 2026

Habib Fikri juga menyampaikan sikap GPSN dalam menyikapi perayaan Tahun Baru 2026. Ia setuju dengan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mengimbau pembatasan penggunaan petasan dan kembang api saat malam pergantian tahun, sebagai bentuk empati terhadap warga yang terdampak bencana di Sumatera. “Kami sangat mengapresiasi pernyataan Pak Gubernur. Di tengah saudara-saudara kita yang sedang berduka, sudah seharusnya kita menahan diri. Kami siap terlibat menjaga wilayah agar tidak ada petasan saat Tahun Baru,” tegasnya.

GPSN bersama Karang Taruna RW 04 akan melakukan pengawasan di wilayah Koja untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan risiko kebakaran akibat petasan serta kembang api pada malam pergantian tahun. Sebagai gantinya, GPSN merencanakan kegiatan keagamaan doa bersama untuk korban bencana di Sumatra.

Apresiasi terhadap Tiga Pilar Jakarta Utara

Di kesempatan itu, Fikri juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran tiga pilar di Jakarta Utara, mulai dari ASN, TNI, hingga Polri, yang dinilainya sigap menangani berbagai persoalan keamanan di wilayah tersebut. Habib Fikri menyoroti kinerja seluruh pihak terkait dalam rangka menangani isu-isu nasional yang belakangan terjadi di Jakarta Utara. Isu-isu nasional itu antara lain kasus kecelakaan mobil MBG di SDN Kalibaru 01 Pagi, ledakan di SMAN 72 Jakarta, hingga penggerebekan sarang narkoba Kampung Bahari yang telah dilakukan.

“Apresiasi juga untuk BNN dalam kinerjanya, penindakan lingkungan Jakarta Utara yang bersih dari narkoba,” ucap Fikri.

Tanggapan dari Ketua RW 04 dan Karang Taruna

Sementara itu, Ketua RW 04 Kelurahan Lagoa Achmad Sumanto mengatakan, kegiatan bakti sosial ini sejalan dengan semangat warga RW 04 sebagai makhluk sosial yang saling membantu. Achmad menilai, sunatan massal dan bazar sembako murah sangat membantu warga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan adanya musibah yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Adapun sunatan massal diikuti sebanyak 33 anak dan bazar sembako murah dihadiri lebih dari 200 warga setempat. “Tidak semua warga mampu secara ekonomi. Kegiatan ini sangat membantu, terutama untuk kebutuhan pangan dan sunatan massal bagi anak-anak,” ucapnya.

Ketua Karang Taruna RW 04 Kelurahan Lagoa, Faisal Al Maaz, menambahkan, keterlibatan Karang Taruna dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya merangkul pemuda agar terlibat dalam kegiatan positif. Menurutnya, Karang Taruna juga berperan mencegah pemuda terjerumus ke hal-hal negatif dengan memberikan ruang kegiatan sosial dan kebersamaan.

“Kami merangkul semua pemuda, bukan hanya yang sudah baik, tapi juga yang masih terpengaruh hal negatif. Kami ingin mereka merasa punya wadah,” ujarnya.

Faisal menambahkan, pihaknya juga mendukung arahan Gubernur DKI Jakarta agar euforia Tahun Baru diarahkan ke kegiatan positif seperti doa bersama, serta meningkatkan peran pemuda dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami akan berkolaborasi dengan RW dan RT untuk mengantisipasi potensi tawuran dan gangguan keamanan. Pemuda harus hadir sebagai solusi,” pungkasnya.


Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *