Harapan Gubernur Lampung untuk Tahun 2026
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan harapan yang tinggi terhadap kondisi provinsi Bumi Ruwa Jurai di Tahun 2026. Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan keamanan agar investor merasa nyaman dalam berinvestasi. Menurutnya, keamanan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menarik minat investor.
Harapan ini disampaikan saat Gubernur Mirza melakukan pantauan malam Tahun Baru 2026 bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (31/12/2025) malam. Ia juga memastikan bahwa situasi Nataru 2025/2026 di Lampung tetap aman dan terkendali.
Investor, yang merupakan individu, kelompok, atau lembaga yang menanamkan modal, memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi. Mereka menanamkan dana pada berbagai instrumen seperti saham, obligasi, properti, atau bisnis. Investasi ini dilakukan dengan risiko yang sesuai dengan potensi keuntungan yang diharapkan.
“Di tahun 2026, dengan harapan keamanan Lampung jauh lebih baik, semangat berinvestasi akan meningkat, hal tersebut menjadi pondasi untuk kemajuan,” kata Gubernur Mirza. Ia mengatakan bahwa keamanan yang baik akan menciptakan lingkungan yang ideal bagi para investor.
Janji Wali Kota Bandar Lampung untuk Pembangunan
Di sisi lain, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, berjanji untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Tahun 2026. Hal ini disampaikan saat ia memimpin apel siaga Nataru Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, di halaman kantor Pemkot Bandar Lampung, Rabu (31/12/2025).
Eva Dwiana menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja keras untuk membuat Kota Bandar Lampung menjadi lebih baik lagi. “Kesejahteraan terus kita tingkatkan, pembangunan juga terus kita tingkatkan. Yang penting keberkahan untuk Bandar Lampung,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk mendoakan Kota Bandar Lampung agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat. PAD akan digunakan untuk pembangunan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Harapan NU, Muhammadiyah, dan Pemuda Katolik
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, Puji Raharjo, berharap kehidupan beragama, berbangsa, dan bermasyarakat di Lampung dan Indonesia semakin tertib, teduh, serta berkeadaban. Menurutnya, NU akan terus menjaga agama sekaligus merawat negara melalui prinsip tawassuth, tasamuh, tawazun, dan i’tidal.
“Memasuki tahun 2026, NU berharap kehidupan keagamaan, kebangsaan, dan kemasyarakatan berjalan semakin tertib, teduh, dan berkeadaban,” ujar Puji Raharjo.
Selain itu, Pemuda Katolik Lampung berharap pemerintah lebih fokus pada isu-isu lingkungan agar alam tetap terjaga kelestariannya. Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Lampung, Falentinus Andi, mengatakan bahwa pemerintah harus menindak tegas pengusaha ilegal yang merusak lingkungan.
Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera), Prof I Nyoman Pugeg Aryantha, berharap warga, khususnya petani di Lampung, semakin sejahtera di Tahun 2026. Ia berharap peningkatan nilai tambah hasil pertanian dapat meningkatkan kesejahteraan petani.
Berorientasi pada Kebutuhan Masyarakat
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Sudarman, berharap arah pembangunan di Lampung semakin berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan dijalankan dengan prinsip transparansi. Ia menekankan pentingnya pelibatan elemen masyarakat dalam perencanaan kebijakan pemerintah.
“Harapan Muhammadiyah Provinsi Lampung tentunya di tahun 2026 ini kehidupan masyarakat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah diharapkan menyertakan elemen masyarakat dan tokoh-tokoh dalam perencanaan kebijakan pembangunan satu tahun ke depan,” ujar Sudarman.
Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi pemerintah. “Pemerintah juga perlu secara transparan memberi informasi ke publik, terutama rencana apa yang akan dilakukan ke depan. Dengan begitu, masyarakat bisa secara langsung mengakses, melihat kinerja, dan menilai hasil pembangunan,” tambahnya.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Muhammadiyah Lampung berharap pembangunan tahun 2026 membawa perubahan konkret bagi kesejahteraan warga Bumi Ruwa Jurai.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











