My WordPress Blog

Profil Sabilul Alif, Wakapolda Kaltim yang Naik Pangkat dan Inovatif

Profil dan Rekam Jejak Irjen Pol Muhammad Sabilul Alif

Irjen Pol Muhammad Sabilul Alif, Wakapolda Kaltim yang baru saja naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen), dikenal sebagai polisi santri yang inovatif. Ia resmi menyandang pangkat bintang dua dalam upacara kenaikan pangkat yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/12/2025). Upacara ini menjadi momen penting di penghujung tahun 2025, sekaligus bentuk apresiasi pimpinan Polri terhadap dedikasi, kinerja, dan pengabdian para perwira tinggi.

Kenaikan pangkat tersebut merupakan bagian dari promosi jabatan baru Irjen Pol M. Sabilul Alif sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri, sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP./2025. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menaikkan pangkat 42 personel Perwira Tinggi Polri ke jenjang setingkat lebih tinggi.

Profil Irjen Pol Muhammad Sabilul Alif

Sabilul Alif lahir di Gumeng, Bungah, Gresik, Jawa Timur, pada tanggal 27 Juni 1975. Ia memiliki istri bernama Ny. Nur Sabilul Alif dan dua orang anak, yaitu Adam dan Nisa Elysia. Sabilul dikenal sebagai “Polisi Santri” karena lulusan pesantren. Selain itu, ia cukup aktif dalam bermain media sosial, khususnya Instagram, dengan akun resmi @m.sabilul_alif. Di sana, ia kerap mengunggah momen dirinya yang sedang bertugas sebagai Pati Polri hingga momen kebersamaan dengan keluarga tercinta.

Pendidikan

Nama lengkap Sabilul Alif adalah Irjen Pol. Dr. H. Muhammad Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si. Ia lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996 dan satu letting dengan Brigjen Faizal Ramadhani hingga Brigjen Hengki Haryadi. Sebelum masuk Akpol, Sabilul menyelesaikan pendidikan di MA Kanjeng Sepuh Sidayu Gresik pada tahun 1993. Ia juga telah merampungkan studi S1 Hukum, S2, dan S3 Hukum. Beberapa pendidikan kepolisian yang pernah ditempuhnya antara lain:

  • PTIK (2006)
  • SESPIMMEN (2011)
  • Lemhannas PPRA 63 (2022)
  • DASPA LANTAS (1997)
  • LANPA IDIK LAKA LANTAS (1998)
  • ASSESSMENT KAPOLRES (2013)

Rekam Jejak

Sabilul Alif mulai menjabat Wakapolda Kaltim sejak 26 Juni 2024. Ia sudah dua kali menjabat Wakapolda, sebelumnya pernah menjabat Wakapolda Banten. Ia juga pernah menjadi ajudan Wakil Presiden Maruf Amin. Sabilul dikenal sebagai alumni santri dan pernah pondok di salah satu pesantren. Selain itu, ia juga banyak menulis buku seperti:

  • Why? Polda Jawa Timur Hanya Dalam Satu Genggaman (2012)
  • Iki Suroboyo Rek Tertib Lalulintase (2013)
  • Jember Suwar Suwir (Jember Suasana Warga yang Aman, Religius, Bersahabat, Berwawasan Intelektual dan Kreatif) (2015)
  • Sabilul Alif dan Orang Jember (2016)
  • Tak Hanya Sabda di Balik Meja (Sabilul Alif: Dari Bumi Gajah Mada ke Tanah Jawara) (2017)

Perjalanan Karier

Karier Brigjen M Sabilul Alif telah malang melintang di dalam kepolisian tanah air. Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya. Ia memulai kariernya dengan menjabat sebagai Pamapta Karang Asem Podal Bali pada tahun 1997. Setelah itu, Sabilul Alif sempat menduduki posisi sebagai Kasat Lantas Polres Karang Asem (1988), Kapolsek Ubud Polres Gianyar (1999), Panit Perintis Samapta Polda Bali (2000).

Kanit Gassus Satlantas Poltabes Semarang (2001), dan Kaur Binops Satlantas Poltabes Semarang (2002). Jenderal asal Gresik ini juga pernah mengisi kursi jabatan sebagai Kasat Lantas Polres Demak (2002), Kasat Lantas Polres Cilacap (2003), PTIK (2005). Kasubbagrenmin Dit Lantas Polda Sumut (2007), Kasat Lantas Poltabes Medan Selatan (2007), dan Wakapolres Asahan Polda Sumut (2010).

Tak sampai di situ, Brigjen Sabilul Alif juga sempat menjabat sebagai Pamen Polda Sumut (2011), Pamen Polda Jatim Lulusan Sespimmen TA 2011. Analis Kebijakan Pertama Bidang SPKT Polda Jatim (2011), Kabagbinopsnal Ditsabhara Polda Jatim (2011), dan Kaspkt Polda Jatim (2012).

Polisi Inovatif

Sabilul dikenal sebagai polisi yang inovatif. Di mana pun ia ditugaskan, selalu ada gagasan untuk membuat inovasi untuk meningkatkan mutu pelayanan. Di Polres Kota Tangerang, lulusan Lemhanas PPRA 63 ini merumuskan program Tangerang Jawara. Sematan kata “Jawara” adalah akronim dari “Jadikan Wilayah Aman, Nyaman, dan Kreatif”. Sehingga bila digabung “Tangerang Jawara” adalah “Tangerang Jadikan Wilayah Aman, Nyaman, dan Kreatif”.

Jauh sebelumnya, saat menjabat sebagai Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, ia juga membuat terobosan dalam bidang lalu lintas. Terobosan itu desain sebagai langkah pendekatan kepada masyarakat. Ia membuat program inovasi:

  • Kanalisasi Lajur Kiri (Kalkir)
  • Jangan Menerobos dan Menghambat Lampu Merah (Jembatan Merah).
  • Surabaya Taat Marka Jalan (STMJ)
Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *