Ringkasan Kecelakaan Pesawat di Indonesia
Indonesia kembali berduka setelah insiden jatuhnya pesawat jenis ATR 42-500 di Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026). Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan pesawat yang terjadi dalam lima tahun terakhir. Berikut adalah beberapa insiden penting yang telah tercatat.
Daftar Insiden Kecelakaan Pesawat di Indonesia
1. Sriwijaya Air Boeing 737-524 (Tahun 2021)
Tanggal dan lokasi kejadian:
9 Januari 2021 di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
Korban:
62 meninggal dunia
Penyebab:
Gangguan mesin
Pada 9 Januari 2021, pesawat Sriwijaya Air Boeing 737-524 jatuh di perairan Kepulauan Seribu empat menit setelah lepas landas. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi menggunakan dua black box, yaitu Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR). Hasil investigasi menunjukkan adanya enam faktor penyebab kecelakaan, termasuk gangguan sistem autothrottle dan kepercayaan berlebih pilot pada otomatisasi.
2. Pesawat Latih G-36 Bonanza T-2503 (Tahun 2022)
Tanggal dan lokasi kejadian:
7 September 2022 di Selat Madura
Korban:
2 meninggal dunia
Penyebab:
Belum diketahui, masih didalami
Pesawat latih G-36 Bonanza T-2503 mengalami kecelakaan saat melakukan latihan anti-serangan udara. Dua personel TNI AL meninggal dalam kejadian ini. Investigasi masih dilakukan oleh KNKT dan Inspektorat Jenderal TNI AL.
3. Kecelakaan Pesawat SAM Air Cessna 208 Caravan (Tahun 2023)
Tanggal dan lokasi kejadian:
23 Juni 2023 di Yalimo, Papua Pegunungan
Korban:
6 meninggal dunia
Penyebab:
Belum diketahui
Pesawat SAM Air PK-SMW hilang kontak di wilayah Yalimo, Papua Pegunungan. Enam korban dievakuasi menggunakan helikopter. Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.
4. Pesawat Latih Tecnam P2006T (Tahun 2024)
Tanggal dan lokasi kejadian:
19 Mei 2024 di Tangerang Selatan, Banten
Korban:
3 meninggal dunia
Penyebab:
Belum diketahui pasti
Pesawat latih Tecnam P2006T milik Indonesia Flying Club jatuh di Lapangan Sunburst, Bumi Serpong Damai (BSD), Serpong, Tangerang Selatan. KNKT sedang melakukan investigasi, namun pesawat tidak memiliki black box.
5. Helikopter BK117-D3 (Tahun 2025)
Tanggal dan lokasi kejadian:
1 September 2025 di Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel)
Korban:
8 meninggal dunia
Penyebab:
Belum diketahui
Helikopter BK117-D3 hilang kontak empat menit setelah bertolak dari Bandara Gusti Sjamsir Alam (GSA) Kotabaru. Delapan orang ditemukan tewas dalam bodi heli. Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.
6. Pesawat ATR 42-500 (Tahun 2026)
Tanggal dan lokasi kejadian:
Sabtu (17/1/2026) di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulsel
Korban:
Belum ditemukan semua, sementara 2 jenazah ditemukan hingga Selasa (20/1/2026).
Penyebab:
Belum diketahui
Pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT hilang kontak di wilayah Maros, Sulsel. Dua korban sudah ditemukan, sementara korban lain masih dalam pencarian. Menteri Perhubungan menyatakan bahwa penyebab kecelakaan masih menunggu hasil investigasi resmi, termasuk analisis black box.











