My WordPress Blog

Mengungkap Siswadi, Mantan Jenderal yang Janjikan Dana untuk Roy Suryo

Siapa Siswandi? Tantangan Ekstrem untuk Roy Suryo dalam Kasus Ijazah Jokowi

Sosok Siswandi kini menjadi perhatian publik setelah mengeluarkan tantangan yang sangat ekstrem terkait polemik ijazah Joko Widodo (Jokowi). Seorang jenderal purnawirawan bintang satu yang akrab disapa “Bang Sis” ini memberikan tantangan sumpah pocong kepada Roy Suryo. Tantangan ini menunjukkan keberaniannya dalam menyampaikan pendapatnya dan mempertanyakan keabsahan tuduhan terhadap ijazah presiden RI kelima.

Latar Belakang Siswandi

Siswandi lahir di Medan pada 5 Juli 1959. Karier kepolisiannya dimulai dengan jabatan sebagai Kapolres Cirebon Kota pada medio 2002 hingga 2004. Selama masa itu, ia dikenal dekat dengan masyarakat dan jurnalis di Cirebon, sehingga namanya tetap harum hingga saat ini.

Setelah menjabat sebagai Kapolres, Siswandi dipromosikan ke Bagian Narkoba Bareskrim Polri. Prestasi terbesarnya di bidang ini adalah ketika ia ditunjuk sebagai Direktur Pertama Badan Narkotika Nasional (BNN). Pengalaman ini membentuk karakternya yang tegas namun tetap humanis.

Perjalanan Karier Pasca-Pensiun

Setelah pensiun, Siswandi tidak berhenti berkiprah. Ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti mendirikan GPAN (Generasi Peduli Anti Narkoba), serta menjadi anggota ormas Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri). Selain itu, ia juga aktif dalam dunia seni melalui Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI).

Dalam dunia hukum, Siswandi tercatat sebagai pendiri Jagratara Merah Putih Law Firm dan bergabung dengan organisasi advokat ternama, Kongres Advokat Indonesia (KAI). Ini menunjukkan bahwa ia memiliki pengalaman profesional di bidang hukum.

Masuknya Siswandi ke Dunia Politik

Kedekatannya dengan masyarakat akar rumput di Cirebon membuatnya masuk dalam bursa Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon pada November 2024 lalu. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh “Bang Sis” masih sangat kuat di mata masyarakat sebagai figur pemimpin.

Muncul di Polemik Ijazah Jokowi

Kini, dengan latar belakang hukum dan pengalaman intelijen kepolisian yang kuat, Siswandi muncul di tengah panasnya kasus ijazah Jokowi. Tantangan sumpah pocong yang ia berikan kepada Roy Suryo bukan sekadar gertakan, melainkan manifestasi dari keyakinannya akan sebuah kebenaran.

“Berani enggak, ayo Mas Roy sumpah pocong. Anda kan hebat, keras ngelawan. Saya akan datang kalau anda sumpah pocong,” demikian kutipan tantangan Siswandi yang kini viral.

Sumpah pocong adalah tradisi masyarakat Jawa yang beragama Islam untuk membuktikan kebenaran atas suatu tuduhan dengan cara membungkus diri dengan kain kafan seperti jenazah dan bersumpah dengan keyakinan adanya hukuman atau laknat dari Tuhan jika berbohong.

Tanggapan Roy Suryo

Hingga kini, pihak Roy Suryo belum memberikan tanggapan resmi terkait tantangan dari jenderal purnawirawan tersebut. Siswandi juga meragukan kapasitas Roy Suryo dalam menilai keabsahan dokumen pendidikan sang mantan Presiden.

Menurutnya, mustahil bagi seseorang untuk memvonis sebuah dokumen sebagai barang palsu jika yang bersangkutan belum pernah melihat atau memegang fisik aslinya secara langsung. “Ngelihat megangnya belum kok sudah bilang palsu. Apa hebatnya dia,” ujar Siswandi dengan nada menyindir dalam tayangan di kanal YouTube Rasis Infotainment, Kamis (22/1/2026).

Ia menekankan bahwa dalam dunia hukum maupun pembuktian ilmiah, beban pembuktian ada pada penuduh. “Setiap orang yang mengatakan itu palsu, buktikan,” tuturnya.

Penjelasan Rektor UGM

Dalam pernyataannya, Siswandi juga mengingatkan bahwa pihak Universitas Gadjah Mada telah memberikan klarifikasi resmi terkait keaslian ijazah Jokowi. Rektor UGM, Prof Ova Emilia, disebut telah memastikan dokumen akademik tersebut sah.

“Rektor yang mengeluarkan aja bilang asli. Anda nggak ada urusannya bilang palsu. Apa kapabilitas anda?” kata dia.

Menutup pernyataannya, Siswandi menyarankan Roy Suryo untuk lebih banyak melakukan refleksi spiritual agar mendapat ketenangan dan kejernihan berpikir. “Saya sarankan anda salat tahajud agar dikasih pencerahan. Salat tobat, salat tahajud silakan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, isu dugaan ijazah palsu Jokowi telah mencuat sejak 2022 dan terus menjadi perdebatan publik. Meski demikian, Jokowi dan pihak kampus berulang kali menegaskan bahwa ijazah tersebut asli dan dikeluarkan secara sah oleh Universitas Gadjah Mada.

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *