My WordPress Blog
Budaya  

Cara Sholat Istikharah untuk Mendapatkan Petunjuk: Niat, Doa, Waktu, dan Rakaat

Tata Cara Sholat Istikharah untuk Mendapatkan Petunjuk

Sholat istikharah adalah sholat sunnah yang sangat dianjurkan ketika seorang muslim meminta kemantapan hati atas keraguan yang ia temui, baik mengenai dua atau lebih pilihan seperti jodoh, pekerjaan, atau keputusan penting lainnya. Sholat ini dilaksanakan untuk meminta petunjuk Allah dalam mengambil keputusan terbaik.

Sebagai sholat sunnah, sholat istikharah dikerjakan sebagaimana sholat-sholat sunnah lainnya. Sholat Istikharah terdiri dari 2 rakaat dan dapat dikerjakan pada siang atau malam hari. Namun, ada beberapa waktu yang dianggap tidak disarankan untuk melaksanakan sholat, yaitu ketika matahari terbit, berada di tengah, atau sedang terbenam. Meskipun demikian, jika situasi mendesak, sebagian ulama memiliki pandangan bahwa sholat istikharah boleh dikerjakan meski pada waktu tersebut.

Waktu Pelaksanaan Sholat Istikharah

Waktu pelaksanaan sholat istikharah bisa dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam hari, kecuali pada tiga waktu yang terlarang untuk melakukan sholat. Jam terbaik untuk melaksanakan sholat istikharah adalah sepertiga terakhir di waktu malam. Dengan begitu, seseorang akan lebih tenang dan fokus dalam memohon petunjuk dari Allah SWT.

Keutamaan Sholat Istikharah

Sholat istikharah memiliki banyak keutamaan, antara lain:

  1. Berserah diri kepada Allah

    Dengan sholat istikharah, kita hanya mengharapkan sesuatu atas keridhaan Allah. Firman Allah SWT dalam Al-Quran surat At-Taubah ayat 51 menjelaskan bahwa segala sesuatu yang menimpa kita adalah sesuai dengan ketentuan-Nya. Oleh karena itu, kita harus berserah diri dan bertawakkal kepada-Nya.

  2. Mendapatkan ketenangan

    Ketika kita menghadapi pilihan sulit, seringkali kita terlalu tergesa-gesa. Sholat istikharah membantu kita untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru dalam membuat keputusan.

  3. Diberikan kemantapan hati

    Sholat istikharah memberikan kemantapan hati dalam menghadapi masalah, terutama dalam hubungan sosial, jodoh, atau pekerjaan. Melalui ibadah ini, kita memohon petunjuk dari Allah agar bisa mengambil keputusan yang terbaik.

  4. Dilindungi dari bisikan setan

    Saat kita menghadapi permasalahan dan kegundahan hati, setan sering kali menggoda manusia. Sholat istikharah membantu kita terhindar dari bisikan setan serta menjauh dari perbuatan maksiat.

  5. Memilih dengan dasar pertimbangan agama

    Dalam surah Ali Imran ayat 154, Allah SWT menyatakan bahwa segala urusan ada di tangan-Nya. Oleh karena itu, kita harus berserah diri dan meminta petunjuk dari-Nya agar mendapatkan keputusan yang terbaik.

  6. Memperoleh kelapangan hati

    Dengan sholat istikharah, kita telah berusaha untuk ikhlas dan menyerahkan segala niat atau pilihan hati kita kepada Allah. Sholat ini membantu kita memiliki kelapangan hati dan ketenangan batin.

Jumlah Rakaat Sholat Istikharah

Jumlah rakaat sholat istikharah adalah dua rakaat. Sholat ini bisa dilakukan sebanyak satu kali, namun bisa juga diulang dua atau tiga kali jika masih ragu. Sholat istikharah bisa dikerjakan sampai hati merasa tenang dan yakin terhadap salah satu pilihan yang ada.

Menurut hadis riwayat Ibnu Sunni, sholat istikharah disunnahkan diulang sebanyak tujuh kali. Setelah mengerjakan sholat istikharah, seseorang harus mengerjakan apa yang dirasa baik untuknya. Selain itu, ia harus benar-benar bebas dari kehendak pribadi dan tidak sampai ada perasaan bahwa pilihan terbaik sudah diketahui sebelum sholat istikharah dilakukan.

Bacaan Niat dan Doa Sholat Istikharah

Niat sholat istikharah adalah:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: Aku niat sholat sunat istikhoroh dua rakaat karena Allah ta’alaa.

Doa setelah sholat istikharah:

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ

Artinya: “Ya Allah, aku memohon agar Engkau memilihkan untukku mana yang baik menurut Engkau ya Allah. Dan aku memohon Engkau memberikan kepastian dengan ketentuan-Mu, dan aku memohon dengan kemurahan-Mu yang agung. Karena sesungguhnya Engkau Yang Maha Berkuasa, sedang aku tidak mempunyai kekuasaan. Engkau yang mengetahui sedang aku tidak mengetahui, bahkan Engkau Maha Mengetahui segala sesuatu yang masih tersembunyi. Ya Allah, jika Engkau ketahui persoalan ini baik bagiku, dalam agamaku dan dalam penghidupanku. Tempat kembaliku dan baik pula akibatnya bagiku di dunia dan di akhirat. Maka berikanlah perkara ini kepadaku, dan mudahkanlah ia bagiku, kemudian berikanlah keberkahan bagiku di dalamnya. Ya Allah, jika Engkau ketahui hal ini tidak baik bagiku, bagi agamaku, dan penghidupanku, dan tidak baik akibatnya bagiku di dunia dan akhirat. Maka jauhkanlah hal ini dariku, dan jauhkanlah aku darinya. Dan berilah aku kebaikan dimana saja aku berada, kemudian jadikanlah aku orang yang rela atas anugerah-Mu.”


Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *