Kondisi Finansial Sule yang Berubah
Setelah lama tidak muncul secara rutin di layar kaca, kondisi finansial Sule kini menjadi topik yang menarik perhatian. Dengan perubahan ritme kariernya, ia mengaku mulai lebih selektif dan strategis dalam mengelola keuangan, termasuk dalam membeli kendaraan pribadi.
Dulu, Sule dikenal sebagai sosok yang mampu membeli mobil dengan harga miliaran rupiah secara tunai. Namun kini, ia justru memilih untuk membeli kendaraan secara kredit. Hal ini menunjukkan bahwa ia telah mengubah cara berpikirnya dalam mengelola keuangan.
Sebagai ayah dari Rizky Febian dan Putri Delina, Sule tentu memiliki tanggung jawab besar. Di tengah perubahan ritme kariernya, ia mengaku mulai lebih selektif dan strategis dalam mengelola keuangan, termasuk dalam urusan membeli kendaraan pribadi.
Pengalaman Membeli Mobil Secara Tunai
Sule mengungkapkan bahwa dulunya ia juga pernah membeli mobil secara tunai. Ada dua mobil yang ia beli secara tunai, yakni Porsche dan Jeep dengan harga miliaran rupiah.
“Gue tuh seumur hidup beli mobil cash cuman dua kali,” kata Sule, dikutip dari YouTube HAS Creative, Selasa (17/2/2026).
“Porsche gue beli cash Rp3,2 miliar waktu itu, Jeep beli cash Rp2 miliar,” lanjutnya.
Namun, mantan suami Nathalie Holscher ini merasa rugi ketika membeli mobil tersebut secara tunai. Ia kemudian mendapat pencerahan dari temannya yang membuatnya mengubah cara berpikir.
“Rugi ternyata ya (kalau beli tunai),” tutur Sule.
“Gue sistemnya sistem temen gue. ‘Kalau punya Rp1 M, lo beli mobil harga Rp1 M mending nyicil. Uang muka gopek (Rp500 juta), gopek lagi bisa investasi’,” sambungnya.
Sejak saat itu, pria kelahiran Cimahi, Jawa Barat, 15 November 1976 tersebut, mengaku selalu membeli mobil dengan sistem kredit.
“Nah di situ gue kapok beli cash,” terangnya.
Cicilan untuk Barang Impian Itu Baik, tapi Tidak untuk Hal Ini
Di era modern seperti sekarang, memperoleh layanan kredit atau cicilan sudah sangat mudah. Tidak bisa dipungkiri bahwa pinjaman online juga berperan untuk memberikan akses kredit bagi para nasabah yang statusnya belum pernah punya pengalaman kredit di lembaga keuangan manapun.
Berkat kemajuan teknologi yang membuat proses pendaftaran untuk mendapatkan layanan keuangan menjadi sangat mudah dan cepat. Namun, sayangnya masih banyak orang yang kurang selektif dalam menggunakan pinjaman.
Tidak apa kalau kita memang memakai cicilan untuk barang impian yang sifatnya produktif, misalnya smartphone atau laptop untuk menunjang kebutuhan kerja.
Mencicil kebutuhan konsumtif seperti membeli sepatu atau baju yang sudah diincar sejak lama juga sah-sah saja, dengan syarat semua kebutuhan sudah terlengkapi dan hanya sesekali.
Hal ini karena masih banyak kebutuhan darurat seperti membeli obat atau biaya pendidikan yang prioritasnya harus diutamakan.
Agar pinjaman bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dihindari penggunaannya jika menggunakan layanan pinjaman dari aplikasi:
-
Gali lubang tutup lubang
Jangan pernah membayar utang cicilan dengan cara meminjam dana ke lembaga lain. Walaupun hal ini bisa dibilang lumrah dilakukan, tetapi kebiasaan buruk seperti ini justru akan berdampak secara sistemik di kemudian hari. Termasuk akan memengaruhi skor kredit, sehingga sulit mengajukan kredit kembali di masa depan. -
Cicilan online untuk uang muka kendaraan
Jika sudah ngebet ingin memiliki kendaraan, sebaiknya pikirkan kembali manfaatnya. Jangan hanya sekedar untuk gengsi saja. Meski ada yang bilang bahwa kendaraan bisa menjadi simbol kesuksesan, bukan berarti harus gelap mata untuk membayarkan uang muka kendaraan dengan menggunakan pinjaman uang online. -
Membeli barang untuk gengsi
Inilah yang perlu dibedakan antara kebutuhan dan keinginan. Hampir tidak sedikit orang yang membeli barang karena ikut-ikutan atau panas hati orang lain sudah memilikinya.
Gunakanlah Cicilan untuk Kebutuhan Produktif
Utang produktif adalah utang yang membantu kita untuk menghasilkan uang ataupun membantu untuk berinvestasi. Contohnya, seorang ayah secara tiba-tiba oleh anaknya diminta untuk membeli buku atau membayar study tour sekolah, sangat dianjurkan untuk meminjam uang dengan cara dicicil.
Atau seorang pekerja kantoran yang ingin membuka bisnis kecil-kecilan dan meminjam uang untuk modal bisnisnya agar mendapatkan pendapatan lebih. Utang yang diterima sangat produktif karena bisa menghasilkan uang lagi.
Profil Sule
Sutisna atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Sule lahir di Cimahi, Jawa Barat pada 15 November 1976. Sule merupakan anak kedua dari pasangan Dodo Mulyana dan Engkom Komara. Sule akrab dipanggil Entis oleh ibunya.
Di sisi lain, nama Sule merupakan julukan masyarakat di kampung sang pelawak untuk orang tua yang suka ingusan. Sule adalah singkatan dari kata susut lého dalam bahasa Sunda yang berarti ‘mengelap ingus’ dalam bahasa Indonesia.
Sule mengenyam pendidikan di Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI) Bandung yang kini bernama SMK Negeri 10 Bandung. Setelah lulus, Sule menikahi Lina Jubaedah pada tahun 1997. Saat itu usia Sule baru menginjak 19 tahun.
Selanjutnya, pemilik nama asli Sutisna itu berkuliah di Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung yang kini bernama Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, tapi tidak sampai lulus. Diketahui, Sule sudah memiliki bakat melawak sejak kelas 3 SD.
Sule kecil kerap tampil di acara Agustus-an. Selain melawak, Sule juga dikenal sebagai penyanyi dan pemeran.











