Kapolres Lamongan Ajak Tokoh Agama dan Masyarakat Jaga Keamanan Selama Ramadan
Sehari sebelum bulan suci Ramadan, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman melakukan safari silaturahmi ke berbagai tokoh agama, pondok pesantren, serta organisasi kemasyarakatan Muhammadiyah di wilayah Lamongan. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat menjelang pelaksanaan ibadah Ramadan.
Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Kapolres untuk menyampaikan pesan kamtibmas, yaitu menjaga kondusivitas wilayah, meningkatkan toleransi, serta menghindari potensi konflik sosial. Dengan demikian, pelaksanaan ibadah Ramadan dapat berjalan aman, lancar, dan penuh keberkahan.
Perkuat Sinergitas dengan Ulama dan Ormas
Dalam kunjungannya ke beberapa pondok pesantren dan tokoh agama, Arif Fazlurrahman menekankan pentingnya peran ulama dan pimpinan ormas dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan lingkungan. Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan dan menjaga persatuan.
Para tokoh agama seperti Pengasuh Ponpes Karangasem, KH Abdul Hakam Mubarok, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Lamongan, Shodikin, serta tokoh masyarakat yang juga Direktur Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP), Ali Fauzi, menyambut baik safari silaturahmi tersebut. Mereka menyatakan siap bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah serta menciptakan suasana ibadah Ramadan yang khusyuk dan tertib bagi masyarakat.
Silaturahmi di Tiga Lokasi Berbeda
Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman melakukan silaturahmi di tiga lokasi, antara lain:
- Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan di Kantor PDM Lamongan, Jalan Lamongrejo.
- Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) yang berlokasi di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro.
- Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah di Desa Paciran, Kecamatan Paciran.
Sebelumnya, Arif telah bertemu pengasuh Ponpes Sunan Drajat dan pengurus Tandfidz Nahdlatul Ulama.
Bangun Komunikasi Konstruktif
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, dengan pembahasan seputar pentingnya membangun komunikasi yang konstruktif, pencegahan paham radikal, serta penguatan program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. Kedua pihak sepakat bahwa keamanan dan perdamaian bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, namun juga memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi jembatan kolaborasi berkelanjutan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif menjelang Ramadan.
Peran Penting Pondok Pesantren
Dalam pertemuan saat di Ponpes Karangasem Paciran, Kapolres memastikan bahwa pondok pesantren memiliki peran penting sebagai benteng moral dan pusat pendidikan karakter bagi generasi muda. Diharapkan sinergi antara kepolisian dan kalangan pesantren terus terjalin demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan sejuk di Kabupaten Lamongan.
“Sekaligus menangkal paham radikalisme dan kenakalan remaja melalui pendekatan edukatif dan humanis,” tambahnya.
Perkuat Sinergitas Polri dan Tokoh Agama
Senada saat berada di Kantor YLP Tenggulun Solokuro dan Gedung Dakwah Daerah Muhammadiyah, Ali Fauzi dan Shodikin menekankan pentingnya menjalin silaturahmi. “Langkah strategis dalam memperkuat sinergitas antara Polri dan tokoh agama di Kabupaten Lamongan,” kata Shodikin.
Muhammadiyah sebagai organisasi Islam besar memiliki jaringan luas hingga tingkat ranting serta pengaruh kuat dalam bidang pendidikan, sosial, dan dakwah, sehingga berperan sebagai cooling system dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
Melalui pertemuan tersebut, Arif menambahkan, diharapkan terbangun komunikasi efektif guna mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk isu provokatif, penyebaran hoaks, maupun paham intoleran yang berpotensi memicu konflik sosial.
Selain itu, kegiatan itu juga memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri melalui pendekatan humanis dan kolaboratif.











