Cargill Indonesia Meraih Penghargaan Emas dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
PT Cargill Indonesia kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan meraih penghargaan Gold Award dalam ajang Indonesia Sustainable Development Goals Awards (ISDA). Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Badan Standardisasi Nasional, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam mendukung pengurangan sampah dan selaras dengan agenda nasional dalam pengelolaan sampah Indonesia.
Penghargaan ISDA diraih berkat keberhasilan Program Rumah Kompos 5R di Gresik. Inisiatif ini telah menjadi solusi efektif dalam mengatasi peningkatan volume sampah di Indonesia sekaligus memberdayakan masyarakat lokal. Program ini diluncurkan pada tahun 2022 dan menerapkan pendekatan Reduce, Reuse, Recycle, Replant, dan Refuse (5R) untuk mengolah sampah organik di masyarakat menjadi kompos yang dimanfaatkan secara lokal.
Kontribusi Nyata dalam Pengelolaan Sampah
Stephanie Sajuti, perwakilan Cargill Indonesia, menjelaskan bahwa inisiatif perusahaan dirancang untuk mendukung prioritas nasional melalui kolaborasi yang praktis, sehingga menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional mereka. “Melalui keterlibatan berkelanjutan dengan institusi akademik, pemerintah, dan komunitas lokal, Cargill terus meningkatkan efektivitas praktik pengelolaan sampahnya sekaligus mendukung tujuan keberlanjutan nasional yang lebih luas,” ujarnya.
Sejak dimulainya program Rumah Kompos 5R pada tahun 2022, Cargill telah mengolah lebih dari 325.000 kilogram limbah organik yang berasal dari arang sekam padi, kulit biji kakao, rumput, serta limbah organik basah lainnya. Seluruh material tersebut diolah menjadi kompos yang digunakan pada lahan percontohan Cargill dan dibagikan kepada masyarakat sekitar. Proses pengolahan ini juga dilakukan bekerja sama dengan institusi terkait untuk memastikan kualitas dan kebermanfaatannya.
Selain itu, program ini juga berhasil menyalurkan lebih dari 19.000 kilogram sampah anorganik. Sampah-sampah tersebut terdiri dari kertas, plastik, dan logam, yang disalurkan kepada Bank Sampah BSI Guyub Rukun Manyar Sidorukun, BSI Samusi Manyar Sidomukti, dan BSI Berseri Manyarejo Sidorukun untuk didaur ulang dan digunakan kembali.
Lahan percontohan Cargill juga dimanfaatkan sebagai sarana penerapan kompos, sekaligus pembelajaran praktik langsung bagi anggota masyarakat. Hal ini membawa Cargill meraih berbagai apresiasi di tingkat lokal maupun nasional. Pada November 2025, Bupati Gresik menganugerahkan penghargaan kepada perusahaan sebagai Perusahaan Paling Berkomitmen terhadap Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat, Infrastruktur dan Lingkungan, Kesehatan, Olahraga, Seni dan Budaya, Pendidikan, serta Keagamaan.
Upaya Nasional dan Kolaborasi Lintas Sektor
Di luar operasinya di Gresik, Cargill terus mendorong upaya pengurangan dan daur ulang sampah di berbagai lokasi di Indonesia. Perusahaan bekerja sama dengan mitra lokal untuk memperkuat praktik penanganan sampah yang aplikatif serta meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Secara lebih luas, Cargill berfokus pada aksi nyata di lapangan di seluruh operasional dan rantai pasoknya, bekerja bersama petani, pelanggan, dan mitra, untuk membantu membangun sistem pangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan di komunitas tempat kami tinggal dan beroperasi,” kata Stephanie Sajuti.
Mukhammad Muryono, Wakil Kepala Pusat Studi Pengembangan Industri dan Kebijakan Publik, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, menyampaikan bahwa penghargaan ini diselenggarakan oleh Corporate Forum for CSR Development, bekerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Badan Standardisasi Nasional, sebagai bentuk pengakuan terhadap inisiatif keberlanjutan yang mendukung pencapaian United Nations Sustainable Development Goals (SDGs).
“Inisiatif pengelolaan sampah Cargill di Gresik menunjukkan nilai besar dari kolaborasi lintas sektor. Melalui kolaborasi teknis dan pertukaran pengetahuan, kami berharap inisiatif serupa dapat terus mendukung upaya keberlanjutan jangka panjang, serta pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab di Indonesia,” ujarnya.











