Baznas Ciamis Kembali Raih Opini WTP, Bukti Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas
Baznas Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi membanggakan menjelang berakhirnya masa jabatan periode 2021–2026. Lembaga ini berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun buku 2025. Opini tersebut diberikan setelah dilakukan audit independen oleh Institut Akuntan Publik Indonesia.
Audit tersebut mencakup berbagai laporan keuangan, termasuk posisi keuangan per 31 Desember 2025, laporan aktivitas, arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan. Dalam hasil auditnya, Institut Akuntan Publik Indonesia menyatakan bahwa laporan keuangan yang disajikan telah memenuhi standar dan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan per 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun berjalan, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku bagi entitas privat di Indonesia.
Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, H. Lili Miftah, menjelaskan bahwa opini WTP merupakan bentuk penilaian dan keputusan profesional dari auditor independen terhadap kinerja pengelolaan keuangan lembaga. “WTP ini merupakan satu bentuk keputusan audit yang menyatakan bahwa kinerja pengelolaan keuangan di Baznas benar-benar aman dari sisi regulasi, baik regulasi negara maupun regulasi syariah,” ujar H. Lili.
Proses audit ini berlangsung selama tiga bulan. Penilaian tersebut dilakukan secara menyeluruh terhadap pengelolaan dana selama satu tahun penuh. Sepanjang tahun 2025, total pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah di Baznas Ciamis mencapai hampir Rp27 miliar. Seluruh transaksi, mulai dari bukti penerimaan, peruntukan dana, hingga sistem akuntansi, diaudit secara detail.
“Semua diperiksa, termasuk tanda bukti, peruntukan anggaran, hingga sistem akuntansi. Alhamdulillah, hasilnya menyatakan bahwa pengelolaan kami telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Capaian tahun ini sekaligus menjadi opini WTP kelima secara berturut-turut yang diraih Baznas Ciamis selama masa kepemimpinan periode 2021–2026. H. Lili menyebut, konsistensi tersebut menjadi bukti komitmen lembaga dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas.
“Selama lima tahun kepemimpinan ini, alhamdulillah setiap tahun kita mendapatkan opini WTP. Artinya sudah lima kali berturut-turut. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami,” ungkapnya.
Menurutnya, opini WTP tidak hanya menjadi indikator keberhasilan administratif, tetapi juga berdampak pada peningkatan kepercayaan publik. Dengan adanya pengakuan independen dari auditor, masyarakat diyakini akan semakin percaya untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.
“Dengan terbitnya opini WTP ini, masyarakat mendapatkan bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah benar-benar dimanfaatkan sesuai ketentuan. Ini insyaallah akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Baznas,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut capaian tersebut sebagai “kado terakhir” yang sangat berharga di penghujung periode kepengurusan lima tahun. Opini WTP tahun 2025 sekaligus menutup masa jabatan dengan catatan konsistensi akuntabilitas tanpa cela.
“Ini menjadi kado terakhir yang sangat berharga bagi kami di periode kelima ini. Prestasi bukan hanya diukur dari dampak program yang dirasakan masyarakat, tetapi juga dari tata kelola yang baik dan akuntabel sejak awal hingga akhir,” tambahnya.
H. Lili berharap, capaian ini dapat terus dipertahankan oleh kepengurusan berikutnya, sehingga Baznas Kabupaten Ciamis tetap istiqomah dalam menjaga amanah umat dan mempertahankan opini WTP di tahun-tahun mendatang.
“Semoga Ciamis tetap istiqomah menjaga amanah ini, sehingga opini WTP bisa terus dipertahankan sampai kapan pun,” pungkasnya.
Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”











