Kehadiran Tokoh Militer dan Politik di Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno
Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, meninggal dunia pada usia 90 tahun. Ia menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada hari Senin (2/3/2026). Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, menyampaikan rasa duka atas kepergian tokoh penting ini.
Try Sutrisno dikenal sebagai sosok yang memiliki pengabdian panjang dalam bidang militer, politik, serta pembinaan ideologi Pancasila. Selama masa hidupnya, ia juga menjadi Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP sejak lembaga tersebut didirikan. Ketua Dewan Pengarahnya adalah Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri. BPIP sendiri merupakan lembaga pemerintah non-kementerian yang bertugas merumuskan, mengkoordinasikan, dan mengendalikan pembinaan ideologi Pancasila di Indonesia.
Kesehatan Sutrisno dilaporkan menurun sejak 16 Februari 2026 lalu meskipun tidak memiliki penyakit kronis. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, TNI, BPIP, dan seluruh bangsa Indonesia. Yudian Wahyudi mengenang Sutrisno sebagai sosok yang disiplin, sopan, dan tegas. “Beliau hampir tidak pernah marah. Datang rapat selalu lebih awal dan pulang setelah rapat selesai. Ini keteladanan yang sangat pancasilais,” ujarnya.
Yudian juga menyampaikan terima kasih kepada Sutrisno sebagai pribadi, keluarga, dan TNI Angkatan Darat karena beliau merupakan tokoh yang luar biasa pengabdiannya. “Kami juga mohon maaf kepada beliau kalau ada kekurangan-kekurangan kami selama beliau menjabat,” tambahnya.
Prosesi Pemakaman Militer di TMP Kalibata
Prosesi pemakaman Sutrisno akan digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Senin siang. Pantauan dari berbagai sumber menunjukkan pengamanan ketat oleh personel TNI dan kepolisian, lengkap dengan tenda protokol dan persiapan upacara penghormatan militer. Rangkaian prosesi dimulai dengan salat jenazah di Masjid Sunda Kelapa setelah waktu Zuhur, sebelum jenazah diberangkatkan ke persemayaman terakhir.
Penghadiran berbagai pejabat tinggi negara dan tokoh nasional ke rumah duka menunjukkan betapa besar penghormatan terhadap Sutrisno. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, serta Kepala BPIP Yudian Wahyudi, termasuk yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Perjalanan Karier yang Panjang
Try Sutrisno lahir di Surabaya pada 15 November 1935. Sebelum menjadi Wakil Presiden, ia meniti karier panjang di Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sutrisno pernah menjabat Panglima ABRI, Kasad, Wakasad, dan bahkan menjadi ajudan Presiden Soeharto pada 1974. Ia dikenal sebagai tokoh militer yang tegas, disiplin, dan dekat dengan rakyat, terutama selama era transisi politik Orde Baru.
Pada periode 1993–1998, Sutrisno mendampingi Presiden Soeharto sebagai Wakil Presiden. Setelah itu, tugasnya berakhir dan digantikan BJ. Habibie melalui Sidang Umum MPR. Selain kiprahnya di bidang militer dan politik, Sutrisno juga berperan aktif dalam pembinaan ideologi Pancasila melalui BPIP hingga akhir hayatnya, meski SK jabatannya berlaku hingga 7 Juni 2027.
Duka yang Mendalam dan Penghargaan yang Tinggi
Kepergian Try Sutrisno meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, TNI, BPIP, dan bangsa Indonesia secara keseluruhan. Yudian menegaskan bahwa jasa dan pengabdian Sutrisno akan selalu dikenang, dan BPIP merasa kehilangan sosok yang menjadi teladan disiplin, kepemimpinan, serta keteladanan pancasilais.
Dengan pengabdian panjang di bidang militer, pemerintahan, dan pembinaan ideologi bangsa, Try Sutrisno dikenang sebagai salah satu tokoh nasional yang membawa kontribusi besar bagi pembangunan dan stabilitas negara. Pemakaman di TMP Kalibata menjadi momentum bagi rakyat Indonesia untuk memberi penghormatan terakhir kepada Wapres ke-6 RI yang penuh dedikasi bagi bangsa.
Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”











