My WordPress Blog

Respons Wawali Indra Gobel Soal Dapur MBG yang Ditutup Wagub di Gorontalo

Penutupan Sementara Dapur MBG di Gorontalo

Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, memberikan respons terhadap isu penutupan sementara sebuah dapur MBG di wilayahnya. Sebelumnya, penutupan tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, yang juga menjabat sebagai ketua satgas MBG Provinsi Gorontalo.

Saat ditemui di Bele Yiladia, nama aula di Rudis Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel terlihat kaget dengan penutupan tersebut. Namun setelah mengetahui alasannya, ia pun mendukung keputusan tersebut. “Ya memang begitu. Jika sudah disurati tiga kali tapi tidak memperbaiki, ya mesti ditutup sementara. Tepat itu,” kata Indra Gobel usai acara Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) Satuan Pendidikan dan SPPG Se Kota Gorontalo Tahun 2026.

Terkait perbaikan layanan ini, Indra Gobel telah menyampaikannya saat pertemuan dengan para kepala sekolah dan perwakilan dapur MBG. Ia menekankan pentingnya menjalankan program yang berkaitan langsung dengan kesehatan anak-anak dengan standar yang ketat, mulai dari penyediaan bahan pangan, proses pengolahan hingga distribusi makanan kepada peserta didik.

“Di dalam program yang menyangkut kesehatan anak-anak, tidak boleh ada ruang bagi kelalaian,” tegasnya dalam acara yang juga dihadiri 63 kepala sekolah dasar (SD) dan 15 kepala sekolah menengah (SMA/SMK).

Program Makan Bergizi Gratis

Perlu diketahui, program Makan Bergizi Gratis merupakan program nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan gizi peserta didik. Dalam pelaksanaannya di daerah, makanan disiapkan melalui dapur MBG, yang secara teknis dikenal sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pemerintah Kota Gorontalo memberikan perhatian serius terhadap keamanan dan kelayakan pangan yang disajikan kepada siswa. Beberapa temuan di lapangan terkait makanan yang tidak layak konsumsi maupun produk pangan yang tidak memenuhi standar menjadi peringatan bagi semua pihak untuk meningkatkan pengawasan.

Seluruh pihak yang terlibat dalam operasional dapur MBG, termasuk pengelola dapur, penyedia bahan pangan, hingga pihak terkait lainnya, diminta memastikan setiap makanan yang disajikan memenuhi standar keamanan pangan, higienitas, dan kelayakan konsumsi. Wakil Wali Kota juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan ragu mengambil tindakan apabila pelanggaran masih terjadi dalam pelaksanaan program tersebut.

“Jika ke depan masih ditemukan pelanggaran yang sama, Pemerintah Kota Gorontalo tidak akan ragu untuk mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Penjelasan Wakil Gubernur

Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idah Syahidah, menutup satu dapur makan bergizi gratis (MBG) di wilayah Kota Gorontalo. Adapun penutupan ini tidak dilakukan secara spontan. Istri eks Gubernur Gorontalo dua periode, Rusli Habibie ini mengakui jika sebelumnya sudah menyurati SPPG tersebut. Tak cuma sekali, sesuai aturan SPPG yang terindikasi melanggar disurati sebanyak tiga kali.

Idah Syahidah sebagai Ketua Satgas Percepatan MBG di Gorontalo pun membeberkan alasan dirinya mengambil keputusan penutupan tersebut. “Itu pelanggaran karena ditemukan makanan tidak layak,” jelasnya.

Memang, Idah tak menjelaskan spesifik arti tak layak yang dimaksud. Namun jika merujuk informasi Badan Gizi Nasional (BGN), Standar gizi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2025 berpedoman pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kemenkes dan prinsip “Isi Piringku”. Standar itu harusnya bisa memenuhi 20–35 persen kebutuhan energi harian.

Menu mencakup karbohidrat, protein hewani/nabati, sayur, dan buah dengan anggaran bahan makanan Rp8.000–Rp10.000 per porsi. Fokus utama adalah keseimbangan gizi makro-mikro dan penggunaan pangan lokal.

Eks anggota DPR RI ini juga mengingatkan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberikan peringatan tegas terkait kualitas makanan dalam program MBG. “Bahkan ada warning dari BGN, apalagi menu makanan yang disajikan tidak layak maka akan ditutup,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *