My WordPress Blog

Isi Garasi Gubernur Kaltim Hanya Rp250 Juta, Range Rover Tak Terdaftar dalam LHKPN

Video Gubernur Kalimantan Timur Mengendarai Range Rover Berpelat Dinas KT 1 Viral di Media Sosial

Sebuah video yang memperlihatkan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengendarai mobil mewah di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) mendadak viral di media sosial dan memicu perbincangan luas di kalangan publik. Sorotan warganet tidak hanya tertuju pada kendaraan yang digunakan, tetapi juga merembet ke laporan kekayaan pejabat tersebut yang tercatat dalam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Banyak pihak kemudian menelusuri data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik gubernur tersebut untuk mengetahui apakah kendaraan mewah tersebut tercantum dalam laporan resminya.

Total Kekayaan Capai Ratusan Miliar Rupiah

Berdasarkan data LHKPN yang dilaporkan saat awal menjabat pada 12 Maret 2025, Rudy Mas’ud tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp279.215.584.827. Namun, jumlah tersebut belum merupakan nilai kekayaan bersih. Setelah dikurangi utang yang dilaporkan sebesar Rp112.694.480.000, total kekayaan bersih gubernur tersebut tercatat mencapai Rp166.521.104.827.

Sebagian besar kekayaan tersebut bukan berasal dari kendaraan, melainkan dari aset properti serta harta lainnya. Dalam laporan tersebut, Rudy tercatat memiliki tanah dan bangunan dengan nilai total sekitar Rp26,5 miliar yang tersebar di beberapa daerah.

Beberapa di antaranya meliputi:
* Properti di Jakarta Selatan seluas 200 meter persegi dengan bangunan 50 meter persegi senilai Rp250,5 juta.
* Tanah dan bangunan di Samarinda seluas 170 meter persegi dengan nilai sekitar Rp3 miliar.
* Lahan luas di Penajam Paser Utara seluas 100.000 meter persegi dengan nilai Rp2,05 miliar.

Selain properti, Rudy juga melaporkan harta lainnya senilai Rp224 miliar serta kas dan setara kas sebesar Rp28 miliar.

Mobil Range Rover Tidak Tercantum dalam LHKPN

Yang kemudian menjadi perhatian publik adalah bagian laporan terkait alat transportasi dan mesin. Dalam LHKPN yang disampaikan pada saat awal menjabat, Rudy Mas’ud hanya mencantumkan tiga kendaraan lama, yaitu:
* Honda CR-V tahun 2010
* Honda Freed tahun 2008
* Suzuki X-Over tahun 2007

Total nilai ketiga kendaraan tersebut hanya sekitar Rp250 juta. Sementara itu, mobil mewah merek Range Rover yang terlihat dalam video viral di kawasan IKN tidak tercantum dalam laporan tersebut.

Penjelasan Inspektorat soal Verifikasi LHKPN

Menanggapi sorotan publik, Sekretaris Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Hery Nurdi, menjelaskan bahwa Inspektorat sebenarnya tidak memiliki kewenangan untuk memverifikasi secara mendalam isi laporan harta pejabat. Menurutnya, peran Inspektorat hanya sebatas memastikan pejabat yang wajib lapor telah mengisi LHKPN melalui sistem yang disediakan oleh KPK.

“Kami ini posisinya sebagai admin kepatuhan. Kami hanya melihat di aplikasi apakah yang bersangkutan sudah lapor atau belum. Jika statusnya sudah lapor, kewajiban administratif kami selesai,” kata Hery di Samarinda.

Ia juga menjelaskan bahwa aset yang dibeli pada tahun berjalan belum tentu langsung muncul dalam laporan yang dipublikasikan. “Jadi jika ada pembelian aset di tahun berjalan, misalnya 2025, maka kemungkinan baru muncul di laporan periode berikutnya yang dipublikasikan pada awal 2026,” ujarnya.

Kepatuhan Pelaporan Pejabat Masih 62 Persen

Di tengah polemik tersebut, Inspektorat Kalimantan Timur juga menghadapi tantangan lain terkait kepatuhan pelaporan LHKPN di lingkungan pemerintah daerah. Hingga pertengahan Maret 2026, tingkat kepatuhan pelaporan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur baru mencapai 62 persen. Artinya, masih ada sekitar 38 persen pejabat yang belum menyampaikan laporan kekayaan mereka.

Pejabat yang wajib melaporkan LHKPN mencakup berbagai posisi penting, mulai dari gubernur dan wakil gubernur, pejabat eselon I dan II, kepala dinas, pejabat pembuat komitmen (PPK), bendahara, hingga ajudan pejabat daerah. Hery menegaskan bahwa batas akhir pelaporan adalah 31 Maret 2026.

“Batasnya jelas, 31 Maret. Kami sudah ingatkan sejak Desember lalu. Jika lewat dari tanggal tersebut dan tetap tidak melapor, kami akan terapkan sanksi sesuai PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin,” tegasnya.

Pemprov Jelaskan Status Mobil Range Rover

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, memberikan klarifikasi terkait mobil Range Rover yang viral di media sosial. Menurutnya, kendaraan yang digunakan gubernur di kawasan IKN merupakan mobil pribadi milik Rudy Mas’ud, bukan kendaraan dinas yang dibeli menggunakan APBD.

“Mobil yang viral dikendarai Gubernur di IKN itu tipe Range Rover 3.0 SWB (Standard Wheelbase) Autobiography. Itu milik pribadi beliau,” kata Faisal. Ia juga menjelaskan bahwa kendaraan dinas gubernur yang diadakan melalui APBD Perubahan 2025 merupakan unit berbeda, yaitu Range Rover tipe LWB (Long Wheelbase) P460e berwarna Fuji White.

Mobil dinas tersebut saat ini berada di Jakarta untuk menunjang aktivitas gubernur di ibu kota. Adapun penggunaan pelat nomor dinas KT 1 pada mobil pribadi tersebut, menurut Faisal, diperbolehkan selama kendaraan digunakan untuk kegiatan kedinasan. “Jika dipakai untuk acara pribadi keluarga, pelatnya akan dilepas kembali menggunakan nomor umum,” jelasnya.

Transparansi LHKPN Jadi Sorotan

Kasus viral ini kembali menyoroti pentingnya LHKPN sebagai instrumen transparansi bagi pejabat negara. Dengan kekayaan bersih yang mencapai lebih dari Rp166 miliar, Rudy Mas’ud dinilai memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keterbukaan dalam pelaporan harta kekayaannya kepada publik. Di sisi lain, Inspektorat Kalimantan Timur terus mendorong seluruh pejabat di lingkungan pemerintah provinsi agar segera melaporkan LHKPN sebelum tenggat waktu berakhir.

“Kami optimistis bisa mencapai 100 persen seperti tahun lalu. Mudah-mudahan tahun ini lebih baik,” kata Hery.


Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *