My WordPress Blog

SPBU Jakarta Selatan Kosong Meski Isu Kenaikan Harga BBM Meningkat

Kondisi SPBU di Jakarta Selatan Saat Isu Kenaikan Harga BBM Beredar

Di tengah munculnya isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik yang bersubsidi maupun non subsidi, kondisi beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di kawasan Jakarta Selatan terpantau tenang. Pada Senin (30/3/2026) pukul 18.40 WIB, SPBU yang berada di Jalan Raya Tanjung Barat Jakarta Selatan terlihat tidak ada antrean yang signifikan. Hanya beberapa pengendara roda dua dan roda empat yang sedang menunggu giliran untuk dilayani.

Kondisi serupa juga terjadi di SPBU Pertamina yang terletak di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Pada pukul 19.00 WIB, SPBU tersebut terlihat lengang baik untuk antrean khusus Pertalite maupun Pertamax. Terpantau hanya ada belasan pengendara roda dua yang mengantre, dan tidak lebih dari 10 kendaraan roda empat yang menunggu giliran di masing-masing dispenser pengisian.

Saat ditanyakan mengenai kemungkinan kenaikan harga BBM, seorang petugas SPBU menyatakan bahwa dirinya memang mendengar isu tersebut. Namun, ia mengaku tidak mengetahui kapan tanggal pasti dari kenaikan harga BBM yang dimaksud.

“Katanya sih iya, dengernya begitu (naik), belum tahu kapannya tapi, emang udah pasti?” kata petugas SPBU yang enggan menyebut identitasnya itu. Ia juga menyatakan, isu tersebut memang sudah kerap didengarnya, namun hingga hari ini kenaikan harga BBM juga belum terjadi. “Dari kemarin udah denger, tapi belum naik juga. Biarin dah masih ada hari esok,” tukas dia.

Dugaan Penyebab Kenaikan Harga BBM

Diketahui, kabar kenaikan harga BBM baik subsidi maupun non subsidi semakin santer terjadi. Kabarnya kenaikan harga BBM tersebut akan terjadi pada awal April 2026 mendatang, namun hingga kini belum ada kabar pasti terkait dengan isu tersebut. Kenaikan harga BBM ini digadang akan menjadi respons pemerintah terhadap meningkatnya harga minyak mentah dunia akibat konflik antara Amerika Serikat-Israel terhadap Iran. Dimana, Iran telah menetapkan menutup selat Hormuz yang menjadi salah satu akses besar jalur distribusi minyak di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Penyangkalan dari Pertamina

Seperti diketahui, beredar dokumen di kalangan media terkait kenaikan harga BBM non subsidi. Kabarnya kenaikan harga BBM tersebut akan terjadi pada awal April 2026 mendatang. Dalam dokumen yang beredar di kalangan media, terjadi kenaikan harga BBM non subsidi sebagai berikut:

  • Pertamax naik sebesar Rp5.550/liter dari Rp12.300 per liter menjadi Rp17.850 per liter
  • Pertamax Green naik sebesar Rp6.250/liter dari Rp12.900 menjadi Rp19.150 per liter.
  • Pertamax Turbo naik sebesar Rp6.350/liter dari Rp13.100 menjadi Rp19.450 per liter.
  • Dex naik sebesar Rp9.450/liter dari Rp14.500 menjadi Rp23.950 per liter
  • Dexlite naik sebesar Rp9.450/liter dari Rp14.200 menjadi Rp23.650 per liter.

Dikonfirmasi terpisah, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun membantah soal dokumen yang beredar tersebut. Di memastikan kalau dokumen yang beredar tersebut bukanlah informasi resmi dari PT Pertamina Patra Niaga. “Bukan info resmi itu ya,” kata Roberth saat dikonfirmasi Tribunnewscom, Senin (30/3/2026) malam.

Roberth juga memastikan seluruh informasi yang beredar itu tidak bisa dipertanggungjawabkan, karena hingga hari ini belum ada pengumuman resmi dari Pertamina soal isu kenaikan harga BBM. “Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” beber dia.

Ajakan untuk Bijak Menggunakan BBM

Roberth meminta agar publik memantau perkembangan informasi terkait dengan harga BBM melalui website resmi dari PT Pertamina Patra Niaga. Menurut Roberth, saat ini yang perlu dilakukan oleh masyarakat adalah menggunakan BBM baik untuk jenis subsidi maupun non subsidi secara bijak sebagaimana yang diserukan pemerintah.

“Dapatkan informasi valid harga BBM Pertamina hanya melalui saluran resmi www.pertamina.com. Pertamina mendukung imbauan Pemerintah untuk menggunakan energi secara bijak,” tandas dia.

Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *