Ringkasan Berita
Letjen TNI Deddy Suryadi, yang kini telah naik pangkat dan menyandang gelar Jenderal Bintang Tiga, merupakan seorang perwira tinggi TNI AD yang memiliki latar belakang karier yang sangat kuat. Ia juga dikenal sebagai Pangdam Jaya atau Pangdam Jayakarta setelah adanya validasi organisasi.
Dalam laporan harta kekayaannya yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Letjen Deddy Suryadi melaporkan bahwa total kekayaannya mencapai Rp 625.190.422. Laporan tersebut disampaikan saat ia menjabat sebagai Kepala Bagian Perlengkapan dan Layanan Pengadaan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 26 Maret 2024.
Data Harta
Berikut rincian harta kekayaan Letjen TNI Deddy Suryadi:
A. Tanah dan Bangunan
– Tanah dan Bangunan Seluas 103 m2/110 m2 di Kabupaten/Kota Jakarta Barat, Hasil Sendiri: Rp 464.625.000
B. Alat Transportasi dan Mesin
– Motor, Vespa Scooter Matic Tahun 2008, Hasil Sendiri: Rp 10.000.000
– Motor, Honda Sepeda Motor Tahun 2018, Hasil Sendiri: Rp 18.000.000
– Motor, Vespa Sepeda Motor Tahun 2021, Warisan: Rp 47.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya
– Harta Bergerak Lainnya: Rp 20.000.000
D. Surat Berharga
– Surat Berharga: Rp —-
E. Kas dan Setara Kas
– Kas dan Setara Kas: Rp 65.565.422
F. Harta Lainnya
– Harta Lainnya: Rp —-
Sub Total: Rp 625.190.422
III. Hutang: Rp —-
IV. Total Harta Kekayaan (II-III): Rp 625.190.422
Profil Deddy Suryadi
Letjen TNI Deddy Suryadi adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1996 yang kini menjadi perwira tinggi TNI AD dengan status Jenderal Bintang Tiga. Ia menjalani berbagai pendidikan militer seperti:
- Akademi Militer (1996)
- Sesarcab Infanteri (1996)
- Komando
- Diklapa I
- Selapa II
- Seskoad (Lulusan Terbaik Susreg XLVII 2010)
- Sesko TNI (2019)
Deddy Suryadi berasal dari kecabangan Infanteri dan sebagian besar karier militernya berada di wilayah Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Kopassus adalah pasukan elite TNI Angkatan Darat yang terkenal dengan kemampuan khusus seperti pergerakan cepat, menembak tepat, pengintaian, dan antiteror. Kopassus dikenali dengan baret merah dan siap untuk operasi darat, laut, dan udara dalam misi rahasia atau berat.
Pria kelahiran 14 September 1973 ini pernah mengisi banyak posisi strategis di tubuh militer Indonesia. Salah satu jabatan penting yang pernah diemban adalah Ajudan Presiden RI Joko Widodo. Jabatan lain yang pernah dipegang olehnya adalah Kepala Staf Korem 061/Suryakancana, Komandan Korem 074/Warastratama, Wakil Komandan Jenderal Kopassus, serta Kepala Staf Komando Daerah Militer IV/Diponegoro.
Riwayat Jabatan
Berikut detail riwayat jabatan Letjen TNI Deddy Suryadi:
- Danyon 22 Grup 2/Sandi Yudha
- Dandenma Kopassus
- Dandim 0623/Cilegon (2014—2016)
- Dan Grup 2/Sandi Yudha (2016—2017)
- Ajudan Presiden RI (2017—2019)
- Pamen Denma Mabesad (2019—2020)
- Kasrem 061/Surya Kencana (2020—2021)
- Danrem 074/Warastratama (2021)
- Wadanjen Kopassus (2021—2022)
- Kasdam IV/Diponegoro (2022—2023)
- Danjen Kopassus (2023—2024)
- Pangdam IV/Diponegoro (2024—2025)
- Pangdam Jayakarta (2025—sekarang)
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."











