Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) kembali melakukan rotasi dan pengisian jabatan strategis di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) pada Senin (6/4/2026).
Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Bupati Kotim Halikinnor, menyoroti dua OPD penting yaitu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) serta Inspektorat. Jabatan-jabatan ini dinilai sangat krusial dalam mendorong pembangunan daerah dan menjalankan fungsi pengawasan internal pemerintahan.
Ramadansyah, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata secara definitif. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt). Sementara itu, Abdul Rahman Ismail ditunjuk sebagai Plt Kepala Bapenda Kotim.
Menurut Bupati Halikinnor, penetapan jabatan definitif ini penting untuk memperkuat arah pengembangan sektor pariwisata dan kebudayaan di Kotim. Selama masa tugasnya sebagai Plt, ia telah mengamati kinerja dan dedikasi Ramadansyah dalam pengelolaan sektor kebudayaan dan pengembangan pariwisata, khususnya dalam pengembangan destinasi wisata Pulau Hanibung.
“Pulau Hanibung memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata baru yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat. Dengan status definitif, Ramadansyah diharapkan lebih leluasa dalam mengeksekusi program strategis ke depan,” ujarnya.
Selain itu, pengisian jabatan di Inspektorat juga menjadi fokus utama. Bambang dilantik sebagai Inspektur, sementara Achijat Koesnandar dipercaya sebagai Inspektur Pembantu III. Pengisian jabatan ini merupakan bagian dari hasil seleksi terbuka dan kebutuhan untuk memperkuat fungsi pengawasan internal pemerintah daerah.
Bupati Halikinnor menegaskan bahwa keberadaan pejabat definitif bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan instrumen vital untuk menjamin independensi dan objektivitas pengawasan di lingkungan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa pengisian jabatan inspektur dan inspektur pembantu perlu segera diisi dengan pejabat definitif, mengingat menjadi salah satu indikator krusial dalam penilaian MCSP KPK, khususnya pada area intervensi kapabilitas APIP.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Halikinnor juga mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar segera menyesuaikan diri serta menghadirkan inovasi dalam bekerja. Ia menekankan pentingnya responsivitas, komunikasi, serta integritas dalam menjalankan tugas.
“Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, selamat mengemban jabatan baru. Segera menyesuaikan diri dan saya menanti inovasi dan prestasi dari saudara-saudari sekalian,” ucapnya.
Selain dua sektor utama tersebut, rotasi jabatan juga terjadi di sejumlah OPD lainnya. Di antaranya:
- Ali Fahlevi Hasibuan sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan Dinas Lingkungan Hidup
- Tauba sebagai Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
- Liano Trijaya sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah
- Ady Suharno menjabat Kepala Bidang Perindustrian pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan
- Yuan Hendianto sebagai Kepala Bidang Transmigrasi pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
- Arrofie Pratama sebagai Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup
- Rodi Hartono menjabat Kepala Bidang Pendaftaran, Penilaian dan Sistem Informasi pada Badan Pendapatan Daerah
- Yudi Aprianur sebagai Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah
- Miftahun Nisa sebagai Kepala Puskesmas Ketapang I











