My WordPress Blog

Israel Hancurkan 17 Kamera UNIFIL di Lebanon Selatan, Hilangkan Bukti Tembakan Pasukan PBB

Penjelasan Situasi di Lebanon dan Risiko yang Dihadapi Pasukan PBB

Dalam beberapa hari terakhir, situasi di Lebanon Selatan semakin memburuk akibat meningkatnya ketegangan antara Israel dan Hizbullah. Dalam peristiwa terbaru, pasukan Israel dilaporkan telah menghancurkan 17 kamera pengawas milik markas utama Pasukan Perdamaian PBB (UNIFIL) di wilayah tersebut dalam waktu 24 jam. Insiden ini terjadi sejak perang Israel-Hezbollah meletus pada 2 Maret 2026, yang menyebabkan UNIFIL terjebak di tengah pertempuran.

Menurut laporan dari pejabat keamanan PBB yang meminta namanya dirahasiakan, kamera-kamera tersebut dihancurkan oleh tentara Israel di kota pesisir Naqura. Juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel, menyatakan bahwa kemungkinan besar senjata laser digunakan untuk merusak kamera-kamera tersebut. Ia juga menambahkan bahwa pasukan Israel melakukan pembongkaran besar-besaran terhadap bangunan-bangunan di wilayah tersebut.

Awal pekan ini, Ardiel mengungkapkan kepada AFP bahwa Israel tidak hanya menghancurkan rumah dan bisnis warga sipil, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada markas UNIFIL. Hal ini menunjukkan betapa intensifnya konflik yang sedang berlangsung di sana.

Tiga Anggota Pasukan PBB Gugur dalam Dua Insiden Terpisah

Selain insiden penghancuran kamera, tiga personel pasukan penjaga perdamaian Indonesia dari UNIFIL gugur dalam dua insiden terpisah selama pekan lalu. Salah satu insiden terjadi di pangkalan UNIFIL dekat Odaisseh di Lebanon Selatan, di mana ledakan melukai tiga personel. Meskipun sumber ledakan masih belum diketahui, korban luka adalah warga negara Indonesia.

Kementerian Luar Negeri Indonesia mengutuk insiden tersebut dan mendesak perlindungan yang lebih kuat bagi pasukan UNIFIL. “Peristiwa ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk memperkuat perlindungan bagi pasukan penjaga perdamaian PBB di tengah situasi konflik yang semakin berbahaya,” kata pernyataan resmi.

Sebelumnya, sumber keamanan PBB juga menyebutkan bahwa tembakan dari tank Israel menjadi penyebab gugurnya prajurit Indonesia. Puing-puing dari peluru tank ditemukan di lokasi kejadian. Namun, militer Israel membantah bertanggung jawab atas insiden tersebut. Mereka menyatakan bahwa tidak ada alat peledak yang ditempatkan di area tersebut oleh pasukan IDF dan bahwa tidak ada pasukan IDF yang hadir di area tersebut sama sekali.

Risiko Tinggi dalam Penugasan di Lebanon

Penugasan di Lebanon memang sangat berisiko tinggi, meskipun pasukan penjaga perdamaian PBB memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dan aturan keterlibatan yang jelas. Eks anggota UNIFIL 2010-2011, Serma (Purn) Muhtar Efendi, menjelaskan bahwa Israel sering kali tidak mematuhi Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701 tanggal 11 Agustus 2006, yang bertujuan mengakhiri permusuhan antara Hizbullah dan Israel.

Muhtar mengungkapkan bahwa drone-drone Israel sering masuk ke wilayah Lebanon untuk memantau warga dan memetakan posisi pasukan PBB. Hal ini menunjukkan bahwa pasukan PBB selalu dalam pengawasan pasukan Israel. Ia juga menyampaikan bela sungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI dan menekankan bahwa penugasan di Lebanon memang penuh risiko karena berada di tengah-tengah konflik antara dua pihak.

TNI Terpilih Sudah Terlatih

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI Jenderal Maruli Simanjuntak meminta keluarga para prajurit TNI kontingen Garuda UNIFIL untuk tidak khawatir. Ia menyatakan bahwa para prajurit tersebut sudah terlatih dan paham bagaimana menghadapi situasi di tengah konflik. Meskipun demikian, ia tak menyangkal bahwa risiko tetap ada.

Maruli menekankan bahwa setiap penugasan negara, terutama dalam misi perdamaian dunia di bawah naungan PBB, memiliki prosedur operasional standar. Namun, ia meminta keluarga untuk mendoakan agar semua berjalan dengan baik.

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *