My WordPress Blog

Media Belanda Soroti Peran Fardy Bachdim dalam Polemik Paspor Diaspora, Sebagai Penghubung

Polemik Paspor Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Liga Belanda

Pembahasan tentang status paspor dan izin kerja pemain naturalisasi Timnas Indonesia kembali menjadi perhatian utama di Liga Belanda. Beberapa pemain yang sebelumnya bermain di liga tersebut harus menepi karena masalah hukum terkait kebijakan migrasi dan pemberian izin kerja.

Beberapa nama yang terkena dampak dari polemik ini antara lain Dean James, Justin Hubner, Tim Geypens, dan Nathan Tjoe-A-On. Mereka dilarang bermain dalam beberapa pertandingan karena tidak memiliki izin kerja non-Eropa yang sah. Masalah ini juga meluas ke pemain Timnas Putri Indonesia, dengan tiga pemain yang harus diistirahatkan akibat isu paspor. Ketiga pemain tersebut adalah Felicia de Zeeuw (ADO Den Haag), Isabelle Nottet (Hera United), dan Isabel Kopp (Hera United).

Peran Fardy Bachdim dalam Proses Naturalisasi

Sosok Fardy Bachdim, kakak dari pesepakbola Irfan Bachdim, turut menjadi sorotan media Belanda. Harian ternama Algemeen Dagblad (AD) menganggapnya sebagai “penghubung” antara pemain-pemain diaspora Indonesia di Belanda dan PSSI. AD menyoroti bagaimana Fardy Bachdim hadir dalam proses naturalisasi para pemain, termasuk dalam foto-foto yang menunjukkan kehadirannya bersama pemain-pemain di Eropa.

Fardy Bachdim dikenal memiliki jaringan luas di Belanda dan Indonesia. Ia pernah aktif sebagai pelatih usia muda dan memiliki sekolah sepak bola sendiri. Dalam artikelnya, AD menulis bahwa Fardy Bachdim memainkan peran penting dalam mendekati pemain-pemain diaspora untuk membela Timnas Indonesia. Media tersebut juga menyebutkan bahwa ia hadir dalam seremoni pengangkatan sumpah warga negara Indonesia Eliano Reijnders dan Mees Hilgers di Kedubes Indonesia di Brussels, Belgia.

AD mencatat bahwa banyak pemain yang terlibat dalam proses naturalisasi mungkin tidak memperhatikan konsekuensi hukum yang terkait. “Mereka berpikir soal pengembangan di dalam lapangan bukan tentang paspor, izin kerja, visa tinggal, dan isu-isu legal lainnya,” tulis AD.

Maarten Paes Lolos dari Polemik Paspor

Berbeda dengan pemain lainnya, Maarten Paes berhasil lolos dari ancaman skandal paspoortgate. Ia baru saja hijrah ke Ajax Amsterdam pada awal Februari 2026 dari FC Dallas. Maarten Paes dikonfirmasi telah mengantongi izin kerja yang sah sebagai pemain non-Uni Eropa. Hal ini membuat eks pemain FC Utrecht tersebut tidak terkena dampak dari masalah paspor.

AD menyoroti peran agensi yang menaungi Maarten Paes, SEG. Agensi tersebut dinilai berhasil menghindarkan pemain dari masalah yang sama seperti kompatriotnya di Liga Belanda. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari Fardy Bachdim mengenai keterlibatannya dalam proses naturalisasi para pemain.

Dean James Terancam Dipecat

Dean James menjadi salah satu pemain yang terkena dampak langsung dari polemik ini. Setelah laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles yang berakhir 6-0 dalam lanjutan Eredivisie, klub NAC Breda mempertanyakan status permainan James karena ia memiliki paspor Indonesia. Klub tersebut berargumen bahwa James kehilangan identitas Belanda sehingga tidak memiliki work permit yang sah.

NAC Breda bahkan sempat meminta pertandingan dinyatakan tidak sah dan diulang. Namun, hingga saat ini Eredivisie belum menyetujui permintaan tersebut. Dean James seharusnya berstatus pemain non-EU karena Indonesia tidak mengakui dwikewarganegaraan. Sementara itu, Go Ahead Eagles tetap mendaftarkan dan memainkan James sebagai pemain EU menggunakan paspor Belanda lama.


Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *