My WordPress Blog

Trump: Misi Militer AS di Iran Hampir Selesai, Serangan Akan Diperkuat

Kemenangan Militer AS di Iran Dideklarasikan oleh Trump

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa misi militer AS di Iran hampir mencapai tahap akhir setelah berlangsung selama lebih dari satu bulan. Pernyataan ini disampaikan dalam pidato nasional yang disiarkan pada Rabu (1/4/2026) malam. Dalam pidatonya, Trump menegaskan bahwa sejumlah target strategis utama telah berhasil dicapai, termasuk penghancuran aset militer penting milik Iran.

Operasi gabungan yang dimulai sejak akhir Februari kini mendekati garis finis. Trump merinci bahwa operasi tersebut telah berhasil menghancurkan aset vital Teheran, mulai dari kekuatan udara hingga program strategis Iran. “Malam ini, saya dengan senang hati menyampaikan bahwa tujuan-tujuan strategis inti ini hampir selesai,” katanya, dikutip dari Reuters.

Serangan Lebih Keras dalam 2–3 Minggu

Meski mengeklaim kemenangan sudah di depan mata, Trump menegaskan bahwa serangan AS ke Iran tidak akan berhenti. Bahkan, dalam dua hingga tiga pekan ke depan, militer AS akan menyerang Iran lebih keras. “Kita akan menyelesaikan pekerjaan ini dan kita akan menyelesaikannya dengan sangat cepat. Kita sudah sangat dekat,” tambahnya.

Trump dan para penasihatnya telah memberikan penjelasan dan kronologi yang berubah-ubah untuk konflik yang kini memasuki minggu kelima. Beberapa sekutu mendesak Trump untuk meredakan kekhawatiran yang semakin meningkat di kalangan warga AS yang sebagian besar menentang konflik tersebut.

Harga BBM di AS Akan Turun

Presiden secara singkat menanggapi kekhawatiran warga mengenai pasokan minyak, dengan mengatakan bahwa harga akan kembali turun. Dia secara khusus tidak menetapkan jangka waktu untuk mengakhiri perang, dan mengatakan AS akan mulai menyerang target energi dan minyak jika dianggap perlu.

“Banyak warga Amerika prihatin melihat kenaikan harga bensin baru-baru ini di dalam negeri,” jelas dia. “Kenaikan jangka pendek ini sepenuhnya merupakan akibat dari serangan teror gila-gilaan rezim Iran terhadap kapal tanker minyak komersial negara-negara tetangga yang tidak ada hubungannya dengan konflik tersebut,” lanjutnya.

Desak Sekutu Lebih Berani

Dalam pidato itu, Trump juga mendesak sekutu AS untuk memiliki keberanian dalam merebut kembali kendali atas Selat Hormuz. “Pergilah ke selat itu dan rebut saja, lindungi, gunakan untuk kepentingan kalian sendiri. Bagian tersulit sudah selesai, jadi seharusnya mudah,” tuturnya.

Pernyataan Trump merupakan pertanda terbaru bahwa ia berencana mengakhiri perang di Iran tanpa merebut kembali kendali atas selat tersebut. Pada saat yang sama, ia bersikeras bahwa jalur pelayaran akan terbuka dengan sendirinya setelah perang.

Kendati demikian, Iran berulang kali bersumpah untuk mempertahankan penutupan total atas jalur air yang bertanggung jawab atas perdagangan sekitar 20 persen minyak dunia itu.


Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *