Cara Cek Desil Kemensos 2026 dengan Mudah
Mengetahui status penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial menjadi hal yang penting bagi masyarakat. Salah satu cara untuk mengetahui apakah seseorang layak menerima bansos adalah dengan melakukan pengecekan desil. Desil adalah metode pengelompokan masyarakat ke dalam 10 kategori berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Pemerintah menggunakan sistem ini sebagai dasar pengelompokan agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran.
Fungsi NIK KTP dalam Pengecekan Desil
NIK KTP menjadi kunci utama dalam proses pengecekan desil. Dengan memasukkan NIK yang tercantum di KTP, masyarakat dapat mengetahui status penerimaan bansos sekaligus posisi mereka dalam kelompok desil. Proses ini bisa dilakukan secara online tanpa perlu mendatangi kantor kelurahan atau instansi lainnya.
Metode Cek Desil Kemensos 2026
Saat ini, masyarakat memiliki dua opsi untuk melakukan pengecekan desil:
- Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
-
Sistem akan menampilkan nama, kelompok desil, dan status penerima bantuan.
-
Melalui Situs Resmi Kemensos
- Akses laman: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Isi kode captcha yang tersedia.
- Klik “Cari Data”.
- Hasil akan menampilkan nama lengkap, kelompok desil, status bansos, hingga periode penyaluran.
Pembagian Kelompok Desil Berdasarkan Tingkat Kesejahteraan
Desil dibagi menjadi 10 kategori, mulai dari Desil 1 hingga Desil 10. Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraannya. Berikut klasifikasi desil berdasarkan tingkat kesejahteraan:
- Desil 1: 10 persen masyarakat paling miskin (miskin ekstrem)
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Hampir miskin
- Desil 4: Rentan miskin
- Desil 5: Menuju kelas menengah
- Desil 6–10: Kelompok menengah hingga atas
Data ini bersumber dari DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) yang dikelola oleh Kemensos dan terintegrasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Pembaruan data dilakukan secara berkala, umumnya setiap tiga bulan.
Desil yang Berhak Menerima Bansos
Kelompok desil menjadi acuan utama dalam penentuan penerima bansos. Secara umum:
- Desil 1–4: Berhak menerima PKH
- Desil 1–5: Berhak menerima BPNT/Program Sembako
- Desil 1–5: Berhak menerima PBI-JK (BPJS Kesehatan)
- Desil 1–5: Berpeluang menerima program ATENSI (sesuai asesmen)
Masyarakat di atas Desil 5 umumnya tidak diprioritaskan karena dianggap lebih mampu. Namun, keputusan akhir tetap melalui proses verifikasi dan validasi data.
Cara Mengajukan Perbaikan Data
Jika hasil cek desil tidak sesuai kondisi sebenarnya, Anda bisa mengajukan perbaikan data melalui jalur resmi atau mandiri. Beberapa alasan mengapa seseorang tidak menerima bansos antara lain:
- Data identitas atau alamat tidak ditemukan
- Data belum valid atau belum terverifikasi
- Penerima sudah meninggal dunia
- Berstatus ASN, TNI, Polri, pejabat negara, atau pegawai BUMN/BUMD
- Memiliki anggota keluarga dengan status pekerjaan tersebut
Untuk mengajukan perbaikan data, Anda dapat:
- Jalur resmi: Datang ke kantor desa/kelurahan atau dinas sosial setempat
- Jalur mandiri: Melalui menu usulan di aplikasi Cek Bansos Kemensos
Partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga akurasi data. Pastikan Anda melakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan status kelayakan menerima bansos, mengingat data terus diperbarui.
Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”











