My WordPress Blog
Bisnis  

Mengapa BGN Sewa Ratusan Jasa EO Rp 113 Miliar?

Alasan BGN Menyewa Jasa Event Organizer

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan alasan lembaganya memilih menyewa jasa event organizer (EO) untuk berbagai kegiatan yang diadakan. Menurutnya, BGN masih dalam proses pembangunan sistem dan tata kelola operasional yang lebih matang. Oleh karena itu, lembaga ini belum memiliki sumber daya internal yang sepenuhnya siap mengelola kebutuhan kegiatan berskala besar.

Penggunaan jasa EO, menurut Dadan, dinilai sebagai bagian dari kebutuhan strategis BGN. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan secara profesional, terstandar, dan tepat waktu. “EO memiliki keahlian khusus dalam manajemen acara, mulai dari perencanaan, koordinasi vendor, pengelolaan teknis lapangan, hingga mitigasi risiko operasional,” ujar Dadan dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, penggunaan jasa EO juga dinilai dapat mendukung tata kelola administrasi dan keuangan yang lebih baik. Dengan adanya EO, seluruh komponen kegiatan terdokumentasi secara sistematis, sehingga memudahkan proses audit, pengawasan, dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Dadan juga menegaskan bahwa penggunaan jasa EO lebih efisien dan rasional dibandingkan dengan membangun tim internal dalam waktu singkat. Proses pembentukan kapasitas internal, menurutnya, memakan biaya dan waktu yang tidak instan. “Sementara itu, kebutuhan pelaksanaan program harus segera berjalan. EO hadir sebagai solusi jembatan agar program tetap dapat dieksekusi tanpa mengorbankan kualitas dan waktu,” tambahnya.

Pengadaan Jasa EO oleh BGN Tahun 2025

Sepanjang tahun 2025, BGN melakukan pengadaan jasa EO untuk berbagai kegiatan. Secara total, terdapat 31 paket penyewaan jasa EO yang diteken dengan total nilai kontrak sebesar Rp 113,9 miliar. Mayoritas penyewaan EO dilakukan untuk kegiatan di kantor pusat BGN, namun beberapa perusahaan juga ditunjuk untuk agenda bimbingan teknis dan kegiatan lainnya.

Beberapa perusahaan penyedia jasa EO sering kali mendapat tender lebih dari sekali. Salah satu perusahaan yang paling sering ditunjuk adalah Anugrah Duta Promosindo dan Renjana Media Indonesia. Kedua perusahaan tersebut masing-masing mendapat empat kali paket kontrak pengadaan jasa EO. Total nilai kontrak untuk Anugrah Duta Promosindo mencapai Rp 17,425 miliar, sedangkan untuk Renjana Media Indonesia sebesar Rp 7,807 miliar.

Selain itu, BGN juga menunjuk perusahaan bernama Maria Utara Jaya untuk mengurusi kegiatan bimbingan teknis manajemen risiko di wilayah kantor pelayanan pemenuhan gizi daerah. Nilai kontrak untuk pengadaan jasa EO dengan perusahaan ini mencapai Rp 18,472 miliar, yang merupakan nilai kontrak terbesar dibandingkan paket lainnya.

BGN tidak hanya menyewa jasa EO untuk kegiatan rutin dan pelatihan, tetapi juga untuk kegiatan olahraga. Dalam memperingati Hari Antikorupsi Sedunia pada 2025, BGN menggelar acara bertajuk “Fun Run Hakordia BGN”. Untuk kegiatan lari ini, BGN menunjuk perusahaan EO bernama Kredo Aum dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,339 miliar.

Almahdi Sharique

Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *