My WordPress Blog
Budaya  

Objek Wisata Bukit Bumi Cerah Bulotalangi, Nikmati Pemandangan Gorontalo dari Puncak Buku

Wisata Bukit Bumi Cerah: Destinasi Alam yang Menenangkan di Gorontalo

Menjelang senja, suasana di Bukit Bumi Cerah di Gorontalo terlihat indah dan menenangkan. Objek wisata ini berada di Desa Bulotalangi, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango. Dari tepian kolam utama yang memanjang di atas bukit, pengunjung tampak menikmati air yang jernih sambil memandangi bentangan alam luas di kejauhan.

Cahaya lampu taman mulai menyala satu per satu saat langit berangsur gelap, memantul lembut di permukaan air kolam dan menciptakan suasana hangat yang menenangkan. Di sisi kiri dan kanan kolam, deretan pohon kelapa dan pepohonan tinggi berdiri tegak, mempertegas nuansa alami kawasan wisata ini.

Dari titik itu, mata dapat menyapu pemandangan perbukitan hijau, lembah, hingga gugusan permukiman warga yang terlihat kecil dari kejauhan. Pada siang hari, panorama yang tersaji tak kalah memukau. Dari atas kolam renang yang berada di bibir lereng bukit, hamparan alam Bone Bolango tampak terbuka luas.

Pegunungan biru samar menjadi latar belakang, sementara angin sejuk berembus pelan membawa aroma rumput dan pepohonan basah. Kolam renang utama di Bukit Bumi Cerah menjadi salah satu spot favorit pengunjung. Bentuknya memanjang dengan desain terbuka menghadap langsung ke lembah, memberi kesan seolah air kolam menyatu dengan cakrawala.

Objek wisata ini kini semakin dikenal sebagai salah satu destinasi favorit di Gorontalo karena menawarkan pengalaman menikmati alam dari ketinggian dengan suasana yang berbeda. Lokasi wisata ini hanya berjarak sekitar 14 kilometer dari pusat Kota Gorontalo atau sekitar 30 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.

Dari Pelabuhan Gorontalo, jaraknya sekitar 18 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 35 menit. Sedangkan dari Bandara Djalaluddin Gorontalo, jaraknya sekitar 38 kilometer atau sekitar satu jam perjalanan. Meski akses menuju lokasi berbatu, perjalanan itu sepadan dengan panorama yang menanti di puncak.

Malam di Bukit Bumi Cerah menghadirkan nuansa berbeda. Lampu-lampu taman yang mengelilingi kolam menyala temaram, sementara gemerlap lampu Kota Gorontalo tampak berkelip di kejauhan dari balik lembah. Banyak pengunjung sengaja datang menjelang malam hanya untuk menikmati pemandangan ini.

Nurjana Anggu, mahasiswa asal Sulawesi Tengah yang sedang kuliah di Gorontalo, mengaku terkesan dengan panorama yang ditawarkan tempat ini. “Menurut saya wisata ini sangat indah, karena di sini ada beberapa kolam dan juga bisa melihat pemandangan kota dari atas,” ujarnya. Hal senada disampaikan Sindi Daud, mahasiswa Universitas Nahdatul Ulama Gorontalo asal Paguyaman, Boalemo.

“Tempatnya bagus, ada kolam dewasa dan anak kecil juga,” katanya. Meski demikian, pengunjung juga berharap ada pembenahan pada beberapa fasilitas. “Menurut saya gazebo juga perlu diperbaiki, karena saya lihat ada beberapa yang sudah rusak. Kalau diperbaiki pasti lebih menarik untuk pengunjung,” kata Sindi diiyakan Nurjana Anggu.

Fasilitas dan Jam Operasional

Objek Wisata Bukit Bumi Cerah Bulotalangi buka 24 jam. Pengelola Wisata Bumi Cerah, Febrianto Yunus (21), mengatakan tempat wisata ini buka setiap hari tanpa batas waktu. “Kalau buka untuk Wisata Bumi Cerah ini tujuh hari dua puluh empat jam. Jadi siapa pun yang mau datang pagi, siang, sore, atau malam bisa, kami ada di sini,” ujar Febrianto saat diwawancarai Tribun Gorontalo, Sabtu (11/4/2026).

Menurutnya, fasilitas yang tersedia cukup lengkap untuk menunjang kebutuhan pengunjung. “Fasilitas yang kami tawarkan ada gazebo, dua kolam pemandian untuk anak-anak dan dewasa, kemudian tempat camping,” jelasnya. Dua kolam yang tersedia memang menjadi daya tarik utama. Kolam dewasa berada di titik paling strategis karena langsung menghadap panorama alam terbuka. Kolam anak berada di area yang lebih aman dan mudah dijangkau keluarga.

Di sekitar kolam juga tersedia gazebo-gazebo sederhana. Sebagian di antaranya ditempatkan di titik teduh dekat pepohonan, cocok untuk keluarga yang ingin bersantai sambil menikmati pemandangan. “Harga gazebo Rp30 ribu sampai Rp40 ribu, dipakai sepuasnya,” kata Febrianto.

Untuk tiket masuk, pengunjung dewasa dikenakan Rp10.000 per orang, sedangkan anak-anak Rp5.000. “Tarif pengunjung biasa dari jam tujuh pagi sampai jam dua belas malam itu Rp10.000 per orang untuk dewasa. Anak-anak Rp5.000,” tambahnya. Bagi yang ingin bermalam dan menikmati suasana bukit saat malam hari, tersedia fasilitas camping dengan tarif Rp15.000 untuk dewasa dan Rp10.000 bagi anak-anak.

Febrianto mengakui pengembangan fasilitas masih menjadi harapan besar pihak pengelola. “Untuk penambahan fasilitas tentu kami melihat dulu dari keuntungan yang ada. Membuat fasilitas yang bagus dan menarik itu membutuhkan modal. Insya Allah ke depan pemerintah Desa Bulotalangi bisa bekerja sama dengan pengelola untuk memajukan wisata ini,” ungkapnya.

Tarif dan Fasilitas

Perpaduan panorama bukit, udara sejuk, kolam renang terbuka, dan pemandangan tiga wilayah sekaligus, Bukit Bumi Cerah Bulotalangi menjadi destinasi yang menawarkan lebih dari sekadar tempat berenang. Di tempat ini, pengunjung bukan hanya datang untuk bermain air, tetapi juga untuk menikmati tenangnya alam Gorontalo dari sudut yang lebih tinggi.

  • Harga gazebo: Rp30 ribu sampai Rp40 ribu
  • Tiket masuk, pengunjung dewasa: Rp10.000 per orang
  • Tiket masuk, pengunjung anak-anak: Rp5.000
  • Fasilitas camping: Rp15.000 untuk dewasa
  • Fasilitas camping: Rp10.000 bagi anak-anak
Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *