My WordPress Blog
Daerah  

DJKA Lepas Pemudik Motor 2026, Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit

Program Motis 2026: Mengangkut Pemudik dan Kendaraan dengan Kereta Api

Program Angkutan Motor Gratis dengan Kereta Api (Motis) yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan kembali hadir menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Program ini bertujuan untuk memudahkan para pemudik dalam membawa kendaraan mereka tanpa harus menggunakan jalan raya, sehingga mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub, Arif Anwar, melepas keberangkatan pemudik Motis di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, menuju Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, pada Jumat (13/3/2026). Selain menyapa para pemudik, Arif juga memeriksa motor-motor yang dimuat dalam gerbong kereta.

Program Motis diharapkan dapat mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor di jalan raya saat arus mudik Lebaran. Kuota 11.900 motor yang tersedia berarti ada 11.900 motor yang tidak digunakan di jalan, dan jika satu motor rata-rata dua orang, maka sekitar 22.000 sampai 24.000 orang tidak menggunakan motor di jalan.

Perluasan Layanan Motis Tahun Ini

Tahun ini, pemerintah memperluas jangkauan layanan Motis dengan menambahkan lintas selatan, yang sebelumnya hanya mencakup lintas utara dan lintas tengah. Dengan adanya perluasan ini, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan jalur untuk mengirimkan kendaraan mereka melalui kereta api.

Hingga saat ini, jumlah pendaftar program Motis telah mencapai 12.941 motor, melebihi kuota yang tersedia. Hal ini terjadi karena sistem layanan Motis bersifat dinamis. Ketika ada pemudik yang turun di kota tertentu, seperti Cirebon, kuota tersebut dapat kembali diisi oleh peserta lain hingga tujuan akhir perjalanan.

Pendaftaran program Motis masih dibuka hingga 29 Maret 2026, sementara keberangkatan terakhir untuk arus balik dijadwalkan pada 30 Maret 2026. Meskipun jumlah pendaftar sudah melampaui kuota, masyarakat masih berpeluang mendaftar karena akan dilakukan proses verifikasi serta kemungkinan adanya peserta yang membatalkan pendaftaran.

Persyaratan dan Fasilitas yang Disediakan

Untuk ikut program ini, peserta harus membawa motor dengan kapasitas mesin maksimal 200 cc serta melampirkan dokumen asli berupa Kartu Keluarga (KK), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Izin Mengemudi (SIM). Kendaraan yang diangkut melalui program Motis dilindungi oleh asuransi.

Dalam satu hari, program Motis memberangkatkan empat kereta dengan total kuota sekitar 850 motor. Setiap rangkaian kereta terdiri dari lima gerbong khusus pengangkut motor, empat gerbong penumpang, serta satu kereta makan.

Pengalaman Pemudik

Salah satu peserta Motis, Anang, baru pertama kali mengikuti program tersebut. Tahun-tahun sebelumnya Anang mudik menggunakan kereta, namun tanpa membawa motor. Ia mudik ke Kroya, Jawa Tengah, dan mendaftarkan melalui situs resmi Motis setelah mendapat informasi dari temannya.

Motor miliknya telah lebih dulu dikirim melalui layanan Motis di Stasiun Depok Baru pada dua hari sebelum keberangkatan. Proses pengiriman motor juga berjalan lancar tanpa kendala. Anang merasa terbantu dengan program Motis karena memudahkannya tetap membawa kendaraan saat tiba di kampung halaman. Ia berharap program tersebut terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.

Jalur yang Dilayani

Berikut adalah stasiun-stasiun yang dilayani oleh Motis pada masing-masing lintas:

Lintas Utara

  1. Stasiun Jakarta Gudang
  2. Stasiun Pasar Senen (khusus penumpang)
  3. Stasiun Bekasi (khusus penumpang)
  4. Stasiun Cirebon Prujakan
  5. Stasiun Tegal
  6. Stasiun Pekalongan
  7. Stasiun Semarang Tawang
  8. Stasiun Cepu

Lintas Tengah

  1. Stasiun Jakarta Gudang
  2. Stasiun Pasar Senen (khusus penumpang)
  3. Stasiun Bekasi (khusus penumpang)
  4. Stasiun Cirebon Prujakan
  5. Stasiun Purwokerto
  6. Stasiun Kroya
  7. Stasiun Kutoarjo
  8. Stasiun Lempuyangan

Lintas Selatan

  1. Stasiun Jakarta Gudang
  2. Stasiun Pasar Senen (khusus penumpang)
  3. Stasiun Bekasi (khusus penumpang)
  4. Stasiun Kiaracondong
  5. Stasiun Kroya
  6. Stasiun Kebumen
  7. Stasiun Lempuyangan
  8. Stasiun Purwosari
  9. Stasiun Madiun


Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *