Fenomena Uap Panas di Desa Rantau Bujur Hilir
Di Desa Rantau Bujur Hilir, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, warga sempat dihebohkan oleh munculnya uap panas dari dalam tanah. Kejadian ini terjadi di kolong teras rumah warga dan menimbulkan kekhawatiran serta rasa penasaran di kalangan masyarakat setempat.
Warga mencoba memanfaatkan uap tersebut dengan meletakkan telur di atasnya. Setelah 10 menit, telur tersebut berhasil matang. Hal ini membuat warga kaget dan memicu kehebohan yang cukup besar. Akibatnya, sejumlah pembatas ditempatkan untuk menghindari risiko bahaya.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata lokasi tersebut berada tepat di bawah alat KWH yang mengalami kebocoran. Petugas PLN Amuntai langsung melakukan pemeriksaan dan benar saja, ditemukan adanya kebocoran arus listrik.
“Setelah diperbaiki oleh petugas PLN tadi malam, uap yang muncul dari dalam tanah sudah tidak ada lagi,” ujar Amin, salah satu warga sekitar, Kamis (16/4/2026).
Awalnya, warga mengira bahwa uap panas tersebut berasal dari sumber alami. Mereka juga merasakan panas di sekitar tanah tempat uap muncul. Namun, setelah pengecekan, diketahui bahwa uap tersebut merupakan akibat dari kebocoran kabel listrik bawah tanah yang menyebabkan tanah menjadi panas.
Pengalaman Warga Saat Menghadapi Fenomena Ini
Masruni, salah satu warga yang pertama kali melihat asap keluar dari tanah, mengatakan bahwa awalnya ia sedang membersihkan area sekitar rumah. Ia melihat uap yang muncul dan melihat air di sekitarnya berubah menjadi panas.
Posisi rumah Masruni berdekatan dengan mushola yang sedang dalam proses renovasi. Ia membantu dalam renovasi tersebut dan langsung memberitahu warga lain tentang adanya uap tersebut.
“Karena kemarin cuaca mendung, uap terlihat jelas dan terasa panas,” katanya, Kamis (16/4/2026).
Masruni sempat menyentuh tanah dan air di sekitar uap keluar. Meski panas, namun tidak terasa tersengat listrik. Awalnya, ia mengira itu adalah uap alami dan berharap ada sumber daya alam di desa mereka.
Beberapa warga lain juga mencoba meletakkan telur di atas uap tersebut. Setelah 10 menit, telur hampir matang. Ada juga warga yang mencoba menyentuh tanah dan air, dan merasakan aliran listrik meski tidak terlalu terasa.
“Ada yang bilang seperti kesemutan, tapi tidak sampai ada yang terluka,” ujarnya.
Setelah informasi menyebar, banyak warga mulai curiga bahwa kejadian ini bisa disebabkan oleh kebocoran listrik. Akhirnya, petugas PLN datang ke lokasi dan melakukan perbaikan.
Tips Praktis untuk Mencegah Kebocoran Listrik
Kebocoran listrik bisa sangat berbahaya dan sering kali sulit dideteksi. Berikut beberapa cara praktis untuk mencegahnya:
- Periksa instalasi secara berkala: Terutama kabel yang sudah berusia lebih dari 10 tahun.
- Gunakan perangkat berstandar SNI: Pastikan semua peralatan listrik memenuhi standar keamanan.
- Pasang ELCB/RCBO: Alat ini dapat memutus arus otomatis jika terjadi kebocoran.
- Perbaiki kabel terkelupas: Kabel yang rusak bisa menyebabkan kebocoran listrik.
Cara Mendeteksi Kebocoran Listrik
Untuk mendeteksi kebocoran listrik, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:
Deteksi Melalui Meteran (Prabayar)
- Matikan seluruh alat listrik dan cabut kabel dari stopkontak.
- Posisikan MCB di kwh meter ke arah “ON”.
- Tekan tombol “44” lalu Enter pada meteran.
- Jika layar menunjukkan angka selain… kemungkinan terjadi kebocoran.
Pencegahan Teknis
- Pasang ELCB/RCBO: Alat ini secara otomatis memutus arus jika ada kebocoran ke tanah.
- Periksa Grounding (Arde): Pastikan instalasi rumah memiliki sistem pembumian yang benar.
- Ganti kabel lama: Kabel yang berusia di atas 10-15 tahun cenderung rapuh dan mudah terkelupas.
- Hindari stopkontak menumpuk: Jangan memasang steker terlalu banyak pada satu stopkontok karena bisa memicu panas dan kerusakan isolasi kabel.
Tindakan Saat Terjadi Kebocoran
Jika terjadi kebocoran listrik, segera lakukan langkah berikut:
- Matikan sumber listrik utama.
- Hubungi teknisi listrik profesional atau melapor melalui PLN Mobile.
Pemeriksaan rutin dapat mencegah kerugian material dan potensi bahaya kebakaran di rumah. Dengan demikian, kejadian seperti yang terjadi di Desa Rantau Bujur Hilir bisa dihindari.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











