My WordPress Blog
Daerah  

Dispar Kaltim prediksi lonjakan wisata Lebaran 2026, 10 daerah paling ramai

Destinasi Wisata yang Diprediksi Ramai Selama Lebaran 2026 di Kalimantan Timur

Dalam momen Lebaran tahun 2026, sejumlah destinasi wisata di Kalimantan Timur diprediksi akan ramai dikunjungi oleh para pengunjung. Dinas Pariwisata Kaltim (Dispar) telah melakukan pemetaan terhadap puluhan destinasi yang berpotensi mengalami lonjakan pengunjung di 10 kabupaten/kota di Benua Etam.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kaltim, Restiawan Baihaq, menjelaskan bahwa pemetaan tersebut dilakukan berdasarkan data kunjungan wisata selama libur Lebaran tahun 2025. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan dan mengoptimalkan layanan pariwisata agar dapat menampung jumlah pengunjung yang tinggi.

Daftar Destinasi Favorit di 10 Daerah

Berikut adalah daftar destinasi yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung pada Lebaran 2026:

  1. Kabupaten Penajam Paser Utara
  2. Pantai Tanjung Jumlai: 70.992 kunjungan
  3. Pantai Nipah-Nipah Bahari: 17.454 kunjungan
  4. Pantai Istana Amal: 6.690 kunjungan
  5. Kolam Renang Babulu Intan Jaya: 2.669 kunjungan
  6. Kolam Pemandian Ofamart: 1.588 kunjungan

  7. Kabupaten Paser

  8. Kemilau Laut Pondong: 6.800 kunjungan
  9. Museum Sadurengas: 4.500 kunjungan
  10. Gunung Embun (Saing Boga): 4.100 kunjungan
  11. Air Terjun Doyam Turu: 2.300 kunjungan
  12. Paser Belengkong: 1.200 kunjungan

  13. Kota Balikpapan

  14. Pantai Manggar Segara Sari: 37.948 kunjungan
  15. Pantai Lamaru: 12.450 kunjungan
  16. Penangkaran Buaya Teritip: 3.346 kunjungan
  17. Pantai Cemara: 2.847 kunjungan
  18. KWPLH (Beruang Madu): 1.935 kunjungan

  19. Kota Samarinda

  20. Jungle Water World: 14.200 kunjungan
  21. Rumah Ulin Arya: 8.500 kunjungan
  22. Salma Shofa: 7.800 kunjungan
  23. Puncak Samarinda: 5.200 kunjungan
  24. Desa Budaya Pampang: 3.100 kunjungan

  25. Kabupaten Kutai Kartanegara

  26. Pantai Ambalat Samboja: 18.944 kunjungan
  27. Pantai Tanah Merah Samboja: 18.210 kunjungan
  28. Lake View Samboja: 16.559 kunjungan
  29. Museum Mulawarman: 9.478 kunjungan
  30. Pantai Panrita Lopi: 7.494 kunjungan

  31. Kabupaten Kutai Barat

  32. Air Terjun Jantur Mapan: 5.200 kunjungan
  33. Danau Aco: 3.800 kunjungan
  34. Taman Budaya Sendawar: 2.900 kunjungan
  35. Jantur Inar: 2.400 kunjungan
  36. Kersik Luway: 1.100 kunjungan

  37. Kabupaten Mahakam Ulu

  38. Batu Dinding: 1.800 kunjungan
  39. Air Terjun Kohong: 1.200 kunjungan
  40. Wisata Budaya Long Bagun: 900 kunjungan
  41. Sungai Mahakam Ulu: 600 kunjungan
  42. Danau Beliat: 300 kunjungan

  43. Kota Bontang

  44. Pulau Beras Basah: 12.300 kunjungan
  45. Bontang Mangrove Park: 7.400 kunjungan
  46. Lembah Permai: 5.100 kunjungan
  47. Bontang Kuala: 4.200 kunjungan
  48. Mangrove BSD: 2.100 kunjungan

  49. Kabupaten Kutai Timur

  50. Pantai Kenyamukan: 9.200 kunjungan
  51. Pantai Teluk Lombok: 7.500 kunjungan
  52. Embung Wisata Banyu Langit: 4.800 kunjungan
  53. Taman Nasional Kutai (Prevab): 2.100 kunjungan

  54. Kabupaten Berau

  55. Pulau Derawan: 8.100 kunjungan
  56. Pulau Maratua: 6.400 kunjungan
  57. Labuan Cermin: 4.200 kunjungan
  58. Air Panas Asin Pemapak: 3.100 kunjungan
  59. Danau Kakaban: 1.800 kunjungan

IKN sebagai Magnet Wisata Baru

Selain 10 daerah tersebut, Ibu Kota Nusantara (IKN) secara khusus mencatat lonjakan kunjungan yang signifikan hingga lebih dari 65.000 pengunjung. Hal ini menjadikan IKN sebagai magnet wisata baru yang paling dominan di Kalimantan Timur. Fenomena ini menunjukkan bahwa kawasan IKN tidak hanya berkembang sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga mulai menjadi destinasi wisata edukatif yang diminati masyarakat.

Prediksi Kunjungan dan Wisatawan Mancanegara

Meski telah memetakan destinasi, Restiawan menyebut terdapat perbedaan durasi libur antara tahun lalu dan tahun ini. Pada tahun sebelumnya, libur Lebaran berlangsung hingga tujuh hari, sementara tahun ini hanya empat hari. Namun demikian, ia memperkirakan jumlah kunjungan tidak akan berbeda jauh.

Selain wisatawan domestik, kunjungan wisatawan mancanegara juga diperkirakan turut meningkat, terutama dari Malaysia dan Brunei Darussalam. Hal ini didukung dengan konektivitas udara yang semakin baik melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.

Dengan potensi lonjakan ini, sektor pariwisata Kalimantan Timur diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah, sekaligus memperkuat posisi Kaltim sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.








Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *