My WordPress Blog
Daerah  

Penjelasan Manajemen Pani Gold Mine Terkait Video Pesta Viral di Desa Hulawa Gorontalo

Penjelasan Pani Gold Mine Mengenai Kegiatan yang Viral

Manajemen Pani Gold Mine (PGM) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait kegiatan yang terekam dalam video viral. Video tersebut menampilkan hiburan musik dengan tarian yang dianggap tidak pantas, yang digelar di area tambang emas PGM di Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Pihak perusahaan menyatakan bahwa kegiatan yang terekam dalam video tersebut bukanlah pesta sebagaimana yang dipahami oleh masyarakat luas. Acara tersebut, menurut Kurniawan Siswoko, External Affairs Pani Gold Project, merupakan acara internal perusahaan yang bertujuan untuk berdoa bersama dan menggalang donasi spontan bagi warga terdampak banjir.

Kurniawan menjelaskan bahwa acara ini juga dirangkaikan dengan malam final lomba menyanyi karyawan. Lomba tersebut telah melalui tahapan penyisihan selama beberapa minggu sebelumnya. Tujuan dari lomba ini adalah sebagai wadah bagi karyawan untuk menyalurkan bakat seni sekaligus mempererat hubungan antar sesama.

Namun, pihak perusahaan mengakui bahwa rangkaian acara tersebut tercoreng oleh penampilan yang tidak pantas. Kurniawan menyebutkan bahwa penampilan penyanyi dalam video tersebut dinilai tidak sesuai dengan etika dan nilai-nilai perusahaan.

Permintaan Maaf dan Evaluasi Internal

Sehubungan dengan penyebaran video tersebut di ruang publik, manajemen PGM menyatakan telah melakukan evaluasi internal secara menyeluruh. Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Daerah serta masyarakat Pohuwato, khususnya warga Bumi Panua.

“Manajemen Pani Gold Mine (PGM) telah melakukan evaluasi internal secara menyeluruh atas kejadian tersebut serta menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Bumi Panua atas adanya penampilan yang tidak mencerminkan kepekaan, etika, dan nilai-nilai perusahaan,” ujar Kurniawan.

Ia menambahkan bahwa perilaku dalam video tersebut tidak sejalan dengan prinsip profesionalisme, empati sosial, serta tata perilaku perusahaan. Sebagai tindak lanjut, manajemen menyatakan telah mengambil langkah sesuai ketentuan internal serta memperkuat disiplin dan kepedulian sosial di lingkungan perusahaan.

PGM juga menegaskan komitmen untuk tetap terlibat dalam proses pemulihan pascabanjir di Desa Hulawa dan wilayah terdampak lainnya. Bantuan yang diberikan antara lain pembersihan rumah dan masjid, perbaikan akses jalan, perbaikan pipa PDAM, serta penyaluran makanan selama masa pemulihan.

“Kami menyampaikan empati yang mendalam kepada seluruh warga terdampak banjir, dan berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” katanya.

Tindakan Disipliner Terhadap Karyawan

Terkait sanksi terhadap karyawan yang terlibat, Kurniawan menyebutkan bahwa langkah disipliner akan diterapkan, meski detailnya belum disampaikan. Pihak perusahaan berkomitmen untuk memberikan konsekuensi yang sesuai dengan aturan perusahaan.

Kritik dari DPRD Gorontalo

Klarifikasi PGM muncul setelah sorotan publik dan kritik dari sejumlah anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Limonu Hippy, menyampaikan penyesalan mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menilai kegiatan itu mencerminkan minimnya empati sosial di tengah situasi bencana.

Limonu menyatakan bahwa fakta bahwa kegiatan tersebut berlangsung di Desa Hulawa yang tengah dilanda banjir, semakin melukai perasaan masyarakat Pohuwato. Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah mengeluarkan edaran agar seluruh pihak menahan diri dan tidak menggelar kegiatan seremonial.

Menurut Limonu, edaran tersebut seharusnya menjadi acuan bersama dan wajib ditaati, termasuk oleh perusahaan yang beroperasi di wilayah terdampak bencana. Ia berharap pimpinan perusahaan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terlibat.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo lainnya, Mikson Yapanto, juga menyesalkan kejadian tersebut. Ia menyebut pesta itu merupakan inisiatif oknum pegawai internal perusahaan. Mikson mengungkapkan bahwa dirinya telah menghubungi direktur perusahaan saat kejadian berlangsung, dan pegawai yang terlibat telah diberhentikan. Ia menilai kegiatan tersebut sangat tidak pantas dilakukan di tengah kondisi masyarakat yang sedang tertimpa banjir.

Meski demikian, Mikson mengakui perusahaan telah menunjukkan kepedulian dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, membersihkan saluran air, serta melakukan reboisasi di beberapa lereng sebagai upaya pencegahan banjir.


Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *