My WordPress Blog
Daerah  

Warga Joglo Kesal Truk Kontainer di Jalan Sempit Pagi Hari



JAKARTA — Warga sekitar Jalan Joglo Raya, Kembangan, Jakarta Barat, mengeluhkan maraknya truk kontainer besar yang melintas di jalan sempit tersebut pada siang hari. Keluhan ini semakin memuncak setelah sebuah truk kontainer terperosok ke selokan di dekat Gedung Stasiun Transmisi TVRI Jakarta pada Sabtu (10/1/2026), yang menyebabkan kemacetan parah hingga belasan jam.

Ikhsan (26), warga yang rumahnya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian, menilai ukuran kendaraan tidak sebanding dengan lebar jalan. Ia mengatakan:

“Ini kan jalanan sempit. Kalau lewat ya abis jalannya, apalagi kalau papasan gitu sama mobil,” ujar Ikhsan saat ditemui, Minggu (11/1/2026).

Ia mengaku heran truk kontainer masih sering melintas pada jam sibuk, saat aktivitas warga sedang padat. Menurutnya, truk-truk tersebut seharusnya tidak boleh melewati jalan sempit seperti itu, terutama di jam sibuk.

“Pagi apa siang itu sering lewat, kemarin aja kan dari pagi. Harusnya kan setahu saya mah enggak boleh ya lewat jalan sempit begini, apalagi di jam sibuk,” ucapnya.

Ikhsan juga menceritakan kondisi kacau saat truk terperosok. Selain macet total, suara klakson kendaraan terdengar sepanjang hari. Banyak pengemudi yang kesal karena tidak bisa menyalip dan harus menunggu giliran.

“Banyak yang klakson juga itu (waktu macet). Karena kekunci, dia pada mobil mau masuk dari belokan enggak bisa, harus gantian. Pas enggak dapet-dapet gantian akhirnya klakson, berisik,” kata Ikhsan.

Keluhan serupa disampaikan oleh Sukri (40), pemilik bengkel yang berada tepat di depan lokasi truk terperosok. Ia mengaku khawatir melihat posisi truk yang miring dan hampir menyentuh atap rumahnya.

“Ya ngeri juga sih, takutnya dia makin jeblos apa gimana kan, takut ketimpa ke sini gitu, bahaya juga,” ujar Sukri.

Menurut Sukri, truk-truk kontainer tersebut diduga mengangkut barang dari kawasan industri Tangerang menuju Jakarta atau sebaliknya. Ia mengatakan bahwa keberadaan truk besar membuat arus lalu lintas melambat karena kendaraan di belakang tak bisa menyalip.

“Kalau macet sih enggak separah kemarin pas jeblos. Tapi ya pelan-pelan paling jalannya, enggak bisa nyalip kan jalannya,” kata Sukri.

Desak Aturan Jam Operasional

Warga berharap pemerintah segera menertibkan jalur lintasan truk kontainer di Jalan Joglo Raya. Ikhsan menilai, tanpa pembatasan jam operasional atau larangan melintas, insiden serupa bisa terulang.

“Jangan tunggu kayak kemarin dulu gitu kalau bisa mah,” ujarnya.

Ia mengusulkan agar truk kontainer hanya melintas pada malam hari atau dialihkan ke jalan arteri yang lebih lebar. “Harapannya sih semoga bisa ada jam operasionalnya lah. Harusnya kan ada ya, misalnya malam gitu. Kecuali kalau mau lewat jalan lain tuh lebih gede, mungkin boleh ya,” ucap Ikhsan.

Sebelumnya, truk kontainer berwarna hijau terperosok di Jalan Joglo Raya sejak Sabtu pagi dan baru berhasil dievakuasi tengah malam menggunakan crane. Akibat kejadian itu, lalu lintas dari dua arah tersendat hingga sekitar 150 meter. Kendaraan roda empat sempat berhenti total, sementara sepeda motor melintas perlahan melalui celah sempit.

Pantauan pada Minggu pagi menunjukkan arus lalu lintas sudah kembali lancar, meski bekas kerusakan masih terlihat. Aspal terkikis dan tanah di sisi selokan rusak akibat beban berat truk.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan Satlantas Polres Metro Jakarta Barat terkait pengaturan jam operasional truk kontainer di Jalan Joglo Raya.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *