Kota Batu Siap Menyambut Libur Nataru 2025 Meski Musim Hujan
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Kota Batu diprediksi tetap menjadi tujuan utama wisatawan meskipun berada di tengah musim hujan yang rawan bencana. Untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu mengeluarkan peringatan penting terkait kondisi sejumlah destinasi air terjun (coban) dan jalur utama.
Dari lima wisata air terjun yang populer, Coban Talun masih ditutup sementara waktu akibat longsor susulan. Selain itu, wisatawan yang melintasi jalur rawan seperti kawasan Payung (Songgokerto) dan Cangar (Sumberbrantas) diimbau meningkatkan kewaspadaan ekstra.
Berdasarkan kejadian bencana di Kota Batu, kawasan Payung perbatasan dengan Pujon dan Cangar yang berada di Sumberbrantas termasuk wilayah rawan bencana. “Berdasarkan kejadian bencana di Kota Batu, untuk daerah rawan bencana di Kota Batu di daerah kawasan Payung dan Cangar untuk rawan tanah longsor dan pohon tumbang,” kata Suwoko, Plt Kalaksa BPBD Kota Batu.
Menurut Suwoko, kedua kawasan tersebut kerap dilewati masyarakat dan wisatawan karena menjadi jalan menuju tempat wisata, khususnya saat hujan turun wisatawan diimbau lebih meningkatkan kehati-hatian. “Jalur Cangar sudah dibuka namun apabila hujan deras dengan durasi lama maka akan ditutup demi faktor keamanan,” ujarnya.
Kondisi 5 Wisata Air Terjun di Kota Batu
Di Malang Raya terdapat banyak coban dan mayoritas berada di Kota Batu. Beberapa wisata air terjun itu antara lain Coban Talun, Coban Rais, Coban Putri, Coban Lanang, dan Coban Rondo. Meskipun Coban Rondo lokasinya berdekatan di Pujon tapi tetap menjadi bagian dari atraksi wisata Malang Raya yang dekat Batu.
BPBD Kota Batu juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian jika berkunjung ke tempat wisata alam, seperti air terjun tersebut. “Untuk sementara aman (air terjun,red) tapi kami mengimbau untuk berhati-hati saat berwisata ke coban di musim hujan, mengingat debit air yang tinggi saat hujan,” jelas Suwoko.
Dari lima coban yang disebutkan di atas, saat ini hanya air terjun Coban Talun yang ditutup untuk sementara. Penutupan terjadi karena ada tanah longsor di jalan menuju wisata Coban Talun pada awal November lalu, hingga membuat dua warung yang ada di sana hancur tertimpa longsor. “Kalau cobannya ditutup, karena masih rawan longsor susulan, untuk wisata di sekitar coban masih buka,” terang Suwoko.
Daya Tarik 5 Wisata Air Terjun di Kota Batu
Kota Batu memang bukan sekadar destinasi liburan biasa. Terletak di ketinggian 680 hingga 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan diapit oleh megahnya Gunung Arjuna, Welirang, dan Panderman, Kota Batu menawarkan potensi wisata alam yang luar biasa. Kombinasi tipografi perbukitan dan suhu rata-rata yang sangat sejuk, berkisar antara 15 °C hingga 19 °C, menjadikan lima wisata air terjun di kota ini sebagai pelarian sempurna dari hiruk pikuk kota.
-
Coban Talun
Coban Talun terletak di Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Wisata Coban Talun merupakan air terjun dengan ketinggian sekitar 50 hingga 60 meter yang memiliki aliran air jernih. Pengunjung dapat melakukan beragam aktivitas seperti camping, swafoto, trekking, dan wisata kuliner. Tersedia juga penginapan berupa rumah mirip sangkar burung untuk pengunjung yang ingin bermalam. Harga tiket masuk Coban Talun sebesar Rp 10.000 (dapat berubah sewaktu-waktu). -
Coban Rais
Coban Rais adalah wisata air terjun yang terletak di Desa Oro-oro Ombo, Kota Batu, Jawa Timur. Tempat wisata ini cocok untuk menghabiskan liburan bersama keluarga. Ada beragam aktivitas Coban Rais yang dapat dilakukan oleh pengunjung, seperti trekking, swafoto hingga bermain air. -
Coban Putri

Berada di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Coban Putri menawarkan keindahan air terjun kembar. Pengunjung cukup lewat Jalur Lingkar Barat (Jalibar) dan lokasinya pun dekat dengan wahana wisata Coban Rais. Pengunjung yang membawa mobil harus parkir di pintu utama lalu masuk ke tempat wisata naik ojek. Pasalnya jalur sepanjang 700 meter menuju Coban Putri hanya bisa dilalui motor. Sedangkan pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua bisa langsung menuju lokasi. Harga tiket masuk Coban Putri di air terjun sebesar Rp 10.000 (dapat berubah sewaktu-waktu). Apabila ingin mengabadikan momen di spot foto seperti ayunan dan tangan dewa pengunjung cukup membayar Rp 10.000. Sekali lagi, harga di atas bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola. Beberapa aktivitas menarik yang bisa dilakukan di Coban Putri antara lain menikmati keindahan air terjun kembar, berenang atau sekedar foto. Selanjutnya, ada spot foto seperti Tangan Dewa, Ayunan, Bintang. Bagi pengunjung yang suka aktivitas outdoor bisa mencoba offroad, panjat tebing dan flying fox. Kemudian ada camping ground luas yang bisa dimanfaatkan untuk bermalam dengan mendirikan tenda. -
Coban Lanang
Coban Lanang terletak di tengah Kota Batu, tepatnya di Jalan Bromo, Dusun Ngujung, Kecamatan Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. Pengunjung akan disuguhi pemandangan yang menakjubkan selama perjalanan menuju lokasi, yaitu kebun bunga mawar dan hamparan persawahan yang sangat luas. Air terjun coban lanang dapat dinikmati dari berbagai sisi, baik depan, belakang, dan atas. Tersedia bangku dan bebatuan besar untuk menikmati cipratan air terjun setinggi sekitar 15-20 meter ini. Harga tiket Coban Lanang sebesar Rp 10.000 (dapat berubah sewaktu-waktu). -
Coban Rondo

Coban Rondo merupakan salah satu tujuan wisata populer di Kabupaten Malang dengan ketinggian air terjun 84 meter dan berada di ketinggian 1.134 meter di atas permukaan laut. Pada musim penghujan, debit air terjun dapat mencapai 150 liter per detik, sedangkan pada musim kemarau debit air terjun sekitar 90 liter meter per detik. Dengan air terjun yang cukup tinggi, pengunjung yang mendekati air terjun akan terkena titik-titik air yang diterbangkan angin. Semakin dekat air terjun, pakaian akan semakin basah. Selain melihat panorama air terjun yang turun dari tebing, pengelola juga menyediakan sejumlah fasilitas wisata, seperti camping ground, tempat pemancingan, jogging track, penginapan, lintasan sepeda gunung, mengitari labirin, maupun persemian tanaman hutan. Lokasi wisata ini masih ditambah dengan sejumlah wahana permainan.











