My WordPress Blog
Daerah  

Tiga Penghargaan untuk Bulukumba di Rakorda Bangga Kencana Sulsel 2026

Bulukumba Mendapat Tiga Penghargaan dalam Rakorda Bangga Kencana Sulsel 2026

Bulan Maret 2026 menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Bulukumba. Dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Bulukumba mendapatkan tiga penghargaan sekaligus dari Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan komitmen dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana.

Di hadapan para peserta rakorda, Deputi Bidang Kebijakan Strategi Pembangunan Keluarga, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana, Dr. Ukik Kusuma Kurniawan, menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Ketua TP PKK Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, serta Plt Kepala Dinas P2KBP3A, Hamrina A Muri, yang mewakili Bupati Bulukumba. Di sampingnya, para pejabat daerah hadir dalam seragam batik cokelat dan hijau toska, mencerminkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan lembaga terkait.

Tiga Penghargaan untuk Kabupaten Bulukumba

Penghargaan pertama diberikan kepada Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, atas dukungan dan komitmen dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada sasaran 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Penghargaan kedua diberikan kepada Ketua TP PKK Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, atas dukungan dan komitmen dalam pelaksanaan Program MBG kepada sasaran 3B. Sementara penghargaan ketiga diberikan kepada Kabupaten Bulukumba atas penyelesaian penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Kependudukan Tahun 2025–2029.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Bulukumba serius dalam mendukung percepatan penurunan stunting dan penguatan pembangunan keluarga. Momentum ini juga menjadi apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk kader TP PKK, penyuluh KB, dan masyarakat setempat.

Praktik Baik yang Dipaparkan

Tidak hanya menerima penghargaan, Herfida juga tampil sebagai narasumber dalam Rakorda tersebut. Ia membawakan materi tentang praktik baik pelaksanaan Program MBG sasaran 3B di Kabupaten Bulukumba. Dalam paparannya, ia menjelaskan inovasi PEDAS, Pemutakhiran Data Anak Stunting, sebagai langkah memastikan akurasi data berbasis by name by address. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari OPD terkait, Penyuluh KB, kader TP PKK di desa dan kelurahan, hingga dukungan masyarakat.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja kolaboratif. Tidak mungkin dicapai tanpa sinergi semua pihak,” ujarnya di hadapan peserta Rakorda. Ia menambahkan, mekanisme distribusi MBG melibatkan kader dan penyuluh untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.

Menegaskan Posisi Daerah Progresif

Tiga penghargaan dalam satu momentum bukan sekadar simbol. Ia menjadi penanda bahwa Bulukumba serius mengawal program prioritas nasional. Penyelesaian dokumen perencanaan kependudukan 2025–2029 menunjukkan kesiapan arah kebijakan jangka menengah. Dukungan penuh terhadap MBG sasaran 3B memperlihatkan keberpihakan pada kelompok rentan. Dan keterlibatan TP PKK hingga kader di akar rumput membuktikan bahwa pembangunan keluarga bukan hanya urusan birokrasi.

Di tengah target besar menuju Indonesia Emas 2045, langkah-langkah konkret seperti inilah yang menjadi fondasi. Rakorda boleh saja berakhir sore itu. Namun tiga kali nama Bulukumba dipanggil ke depan, menjadi pengingat bahwa kerja yang konsisten dan kolaboratif selalu menemukan panggungnya sendiri.


Rizal Hartanto

Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *