Kegiatan Berbagi Takjil Warga Jawa Tengah di Biak Numfor
Pengurus Paguyuban Warga Jawa Tengah (PW Jateng) Kabupaten Biak Numfor bersama 12 pilar organisasi mengadakan kegiatan berbagi 1.000 paket takjil ke beberapa lokasi di Kota Karang. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian warga Jawa Tengah yang merantau di Biak Numfor dalam membangun hubungan sosial dengan masyarakat sekitar.
Pembagian takjil juga menjadi bagian dari nilai ibadah, sekaligus memperkuat toleransi antar umat beragama warga Jateng di perantauan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan mempererat semangat toleransi antar umat beragama di bulan suci Ramadan.
Persiapan dan Pelaksanaan Kegiatan
Suasana kebersamaan dan kepedulian tampak mewarnai para pengurus PW Jateng di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, pada Sabtu (7/3/2026) petang. Para warga perantauan dari Tanah Jawa ini terlihat sibuk mempersiapkan ribuan paket takjil untuk dibagikan kepada masyarakat. Para anggota dengan penuh semangat menyiapkan paket takjil yang nantinya akan dibagikan kepada warga yang menjalankan ibadah puasa di sejumlah titik di wilayah Biak Numfor.
Setelah semua paket siap, para anggota pilar PW Jateng kemudian bergerak menuju beberapa titik lokasi untuk membagikan takjil kepada masyarakat yang mereka temui. Ribuan takjil dibagikan kepada warga di berbagai tempat, mulai dari pos jaga, puskesmas, rumah sakit, hingga sejumlah titik lain yang disinggahi para anggota.
Aksi berbagi ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang menerima takjil menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian warga Jawa Tengah yang merantau di Biak Numfor dalam membangun hubungan sosial dengan masyarakat disekitarnya.
Pernyataan Ketua Umum PW Jateng
Ketua Umum PW Jateng Biak Numfor, Gunadi, S.Sos, M.Si, mengatakan, pembagian takjil ini merupakan upaya menjalankan nilai ibadah, sekaligus memperkuat toleransi antar umat beragama sebagai warga Jateng di daerah perantauan.
“Kami warga Jateng memandang perlu untuk saling berbagi di bulan Ramadan ini,” ujar Gunadi saat ditemui usai berbagi takjil, Sabtu (7/3/2026) malam.
Lebih lanjut dia mengatakan, seluruh pilar organisasi yang berada di bawah naungan PW Jateng turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Secara keseluruhan, lebih dari 1.000 paket takjil dibagikan kepada masyarakat di beberapa titik lokasi.
“Kami berharap melalui pembagian takjil ini, warga Jateng semakin mendapat berkah dalam menjalankan tugas dan rutinitas kami sebagai warga perantauan di Biak Numfor,” imbuhnya.
Momen Berbuka Puasa Bersama
Setelah rangkaian pembagian takjil selesai, para warga Jawa Tengah yang ikut kegiatan tersebut kemudian melanjutkan dengan berbuka puasa bersama. Momen ini untuk mempererat kebersamaan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menjaga semangat guyub antar sesama warga Jateng di perantauan.
Tanggapan Ustaz Fatturahman
Sementara itu, Ustaz Fatturahman menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi kepada sesama.
“Pembagian takjil oleh PW Jateng ini membuktikan bahwa mereka peduli dan mau bersedekah di bulan yang suci ini. Kami berharap program positif seperti ini dapat terus dilakukan ke depannya,” ujarnya.
Melalui kegiatan berbagi takjil ini, diharapkan semangat kebersamaan, toleransi, serta kepedulian sosial dapat terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat yang beragam di Kabupaten Biak Numfor.
Struktur Organisasi PW Jateng
PW Jateng Biak Numfor dalam kepengurusannya aktif melakukan berbagai kegiatan kemasyarakatan dan juga aksi sosial. PW Jateng ini terdiri dari 12 pilar di mana setiap pilar mewakili sub paguyuban daerah atau karesidenan tertentu dari Jawa Tengah yang ada di Biak.
Ke-12 pilar ini berfungsi sebagai tulang punggung organisasi dalam pengambilan keputusan seperti pemilihan ketua umum melalui tim formatur. Selain itu juga menjadi unit penggerak utama dalam aksi sosial termasuk dalam penggalangan dana bantuan bencana untuk wilayah lain di Indonesia.
Ke-12 pilar itu diantaranya Paguyuban warga Brebes, Paguyuban Warga Cilacap, Paguyuban Warga Kebumen, Paguyuban Warga Magelang, Paguyuban Karesidenan Pekalongan dan lainnya.











