Bupati Takalar Hadiri Pembagian 1000 Paket Lebaran di RSUD H Padjonga Daeng Ngalle
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, hadir dalam kegiatan pembagian 1.000 paket Lebaran yang digelar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Padjonga Daeng Ngalle, Sabtu (14/03/2026) sore. Kegiatan ini mengusung tema “Berbagi Bersama untuk Kebaikan 1000 Paket Lebaran” dan diselenggarakan di lingkungan RSUD H Padjonga Daeng Ngalle, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Bupati Takalar tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 Wita. Ia tampak mengenakan peci hitam, kemeja putih, dan celana hitam. Kehadirannya disambut oleh jajaran manajemen dan keluarga besar RSUD H Padjonga Daeng Ngalle. Dalam acara tersebut, Bupati Takalar didampingi Direktur RSUD H Padjonga Daeng Ngalle, dr Ruslan Ramli.
Pembagian 1.000 paket Lebaran ini menjadi bentuk kepedulian keluarga besar RSUD terhadap masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Ribuan paket yang disiapkan dibagikan kepada masyarakat dan pihak yang membutuhkan. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan antara jajaran pemerintah daerah serta manajemen rumah sakit.
Perhatian Bupati pada Sektor Kesehatan
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu perhatian utamanya sejak awal menjabat sebagai kepala daerah. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan pertama setelah dilantik adalah ke RSUD H Padjonga Daeng Ngalle. Bahkan, saat itu ia datang langsung memimpin apel di rumah sakit tersebut.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menyampaikan pandangan serta komitmennya dalam mendorong peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Takalar. “Awal-awal saya masuk menjadi Bupati Takalar, ada dua yang menjadi perhatian saya, yaitu rumah sakit dan sekolah,” ujar Daeng Manye dalam sambutannya.
Selain rumah sakit, ia juga melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah untuk melihat langsung kondisi layanan pendidikan. Menurutnya, dua sektor tersebut merupakan layanan dasar yang sangat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Perubahan di Sektor Pendidikan
Ia kemudian mencontohkan perubahan besar yang terjadi di sektor pendidikan Takalar. Saat pertama kali melakukan peninjauan, posisi Takalar dalam standar pelayanan minimal pendidikan berada di peringkat 23 dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Namun dalam waktu sekitar empat bulan, kondisi itu berubah drastis.
“Alhamdulillah, setelah kami melakukan berbagai langkah dan evaluasi, Takalar sekarang berada di peringkat pertama di Sulsel dalam capaian pendidikan,” jelasnya. Ia menyebut perubahan tersebut menjadi perbincangan di kalangan dunia pendidikan karena peningkatannya dinilai sangat cepat.
Bupati Takalar menilai keberhasilan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui proses yang konsisten dan komitmen dari seluruh jajaran pendidikan. Karena itu, ia berharap sektor kesehatan di Takalar juga mampu melakukan lompatan yang sama.
Tantangan untuk RSUD H Padjonga Daeng Ngalle
Daeng Manye menantang RSUD H Padjonga Daeng Ngalle untuk meningkatkan kualitas pelayanan sehingga bisa masuk jajaran rumah sakit terbaik di Sulawesi Selatan. Ia menyebut target yang diharapkan adalah masuk dalam tiga besar rumah sakit tipe C di provinsi tersebut.
“Kalau dalam klasemen sepak bola, kita harus bisa berada di klasemen atas. Minimal top three di Sulsel,” katanya. Menurutnya, tantangan tersebut harus dijawab dengan kerja nyata dan pembenahan layanan secara berkelanjutan.
Dukungan untuk Peningkatan Fasilitas Rumah Sakit
Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya untuk memperkuat fasilitas rumah sakit. Salah satunya melalui kunjungan langsung ke Kementerian Kesehatan bersama jajaran terkait. Dari upaya tersebut, RSUD H Padjonga Daeng Ngalle mendapatkan dukungan program dan tambahan investasi peralatan kesehatan.
Bupati Takalar menyebut nilai dukungan tersebut mencapai ratusan miliar rupiah. Tambahan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan standar pelayanan serta kualitas rumah sakit milik pemerintah daerah itu.
Dengan berbagai dukungan tersebut, Daeng Manye optimistis RSUD H Padjonga Daeng Ngalle dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Takalar. Ia juga mengajak seluruh jajaran rumah sakit untuk terus berbenah dan menunjukkan kinerja terbaiknya kepada masyarakat.
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."











