Penerapan Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah di Jalur Tol Brebes Barat
Pemerintah dan kepolisian kini menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) pada sejumlah ruas jalan tol yang menghubungkan wilayah Jawa Tengah dengan Jawa Barat. Kebijakan ini berlaku mulai dari KM 263 Tol Brebes Barat hingga KM 70 GT Cikatama (Cikampek Utama), yang diberlakukan pada hari Senin, 23 Maret 2026 pukul 16.00. Langkah ini dilakukan karena arus lalu lintas dari arah timur ke barat terlihat semakin padat, terutama menjelang libur Lebaran.
Di Gerbang Tol Kalikangkung, Kota Semarang, arus kendaraan terlihat memadati pintu masuk sejak siang hingga sore hari. Mayoritas kendaraan yang melintasi GT tersebut adalah mobil pribadi. Sesekali juga terlihat bus dan truk sumbu tiga yang membawa barang-barang sembako.
Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) GT Kalikangkung, AKP Dimas Arief Wicaksono menyatakan bahwa arus kendaraan ke arah Jakarta meningkat secara signifikan sejak pagi hingga sore hari. Hingga pukul 15.00, jumlah kendaraan yang melewati GT Kalikangkung mencapai antara 1.500 hingga 3.000 kendaraan per jam. Gardu yang diaktifkan mencapai 11 gardu.
Sementara itu, arah sebaliknya, yaitu dari Jakarta menuju Kota Semarang, juga masih cukup tinggi dengan rata-rata 1.000 hingga 2.000 kendaraan per jam. Namun, dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya, jumlah kendaraan yang masuk ke Semarang relatif menurun. Total gardu yang dibuka tetap cukup banyak, yakni 14 gardu.
Menurut Dimas, arus lalu lintas ini merupakan hasil dari aglomerasi pengguna jalan dari Kendal dan sekitarnya yang melakukan silaturahmi dan wisata. Saat ini, pihaknya masih menunggu instruksi dari Korlantas Polri terkait kemungkinan penerapan one way lebih lanjut. Selain itu, mereka juga bersiap menghadapi kemungkinan arus balik yang diprediksi akan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026.
Penerapan One Way di Wilayah Brebes
Selain di wilayah Semarang, penerapan one way juga diberlakukan di jalur Tol Brebes. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto mengonfirmasi bahwa one way sudah diberlakukan sejak pukul 16.00 hari Selasa, 23 Maret 2026.
Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq menjelaskan bahwa one way arus balik telah diberlakukan. Sebelumnya, pihaknya telah melakukan sterilisasi hingga KM 233 Cileduk, perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat. Dengan adanya one way ini, pemudik yang melakukan perjalanan dari barat ke timur diminta untuk keluar di GT Brebes Barat KM 263.
Zainurrozaq juga menyebutkan bahwa pengguna jalan tol dari arah barat bisa kembali menggunakan jalur tol kembali di GT Brebes Timur. Selain itu, pemudik juga dapat menggunakan jalur pantura. “Pengguna jalan di arteri akan diarahkan ke Jalur Lingkar Utara ketika hendak masuk ke Brebes kota,” ujar Zainurrozaq. “Sebaliknya, arus kendaraan arah diarahkan ke Brebes Timur saat hendak masuk ke tol kembali,” tambahnya.
Peninjauan Kapolda Jateng di Kudus
Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, melakukan peninjauan pos terpadu pengamanan Idulfitri di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Ia disambut langsung oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris; Ketua DPRD, Masan; Kapolres, AKBP Heru Dwi Purnomo; dan Dandim, Letkol Arh Yuusufa Allan Andirasie.
Ribut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama perjalanan mudik atau balik. Ia menyampaikan bahwa kepolisian telah membuat beberapa pos di sepanjang jalan raya yang bisa digunakan para pemudik sebagai tempat istirahat jika merasa lelah.
Selain itu, Ribut menyatakan bahwa kepolisian akan mengoptimalkan layanan digital untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat. Layanan ini bisa diakses melalui chatbot Sipolan via WhatsApp, yang memberikan informasi terkini tentang kondisi lalu lintas, kondisi jalan, dan jalur alternatif.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris mengatakan bahwa Kabupaten Kudus terbilang aman dan terkendali selama musim mudik hingga Lebaran. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya sedang membahas kesiapsiagaan pasca-Lebaran untuk menjaga inflasi dan daya beli masyarakat.











