My WordPress Blog
Daerah  

31 Tahun Setia Melayani: Kisah Suwarno di Pendopo Ki Ronggo

Sejarah Kehidupan Suwarno, Abdi Dalem Terlama di Pendopo Ki Ronggo Bondowoso

Suwarno adalah sosok yang telah mengabdikan dirinya selama lebih dari 30 tahun sebagai abdi dalem di Pendopo Kabupaten Bondowoso. Lahir pada 25 November 1969, ia telah menjadi bagian dari sejarah pemerintahan daerah ini sejak tahun 1995. Saat ini, ia tercatat sebagai abdi dalem dengan masa kerja terlama di Pendopo Ki Ronggo Bondowoso.

Awal Karier: Dari Sopir Pikap hingga Pelayan Pendopo

Awal kariernya dimulai pada tahun 1990 ketika ia bergabung sebagai tenaga sukwan di Bagian Umum Pemkab Bondowoso. Pada awalnya, Suwarno tidak bertugas langsung di Pendopo, melainkan di Gedung Olahraga (Gelora). Namun, setelah adanya perubahan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK), pengelolaan Gelora beralih ke Dinas Pariwisata dan Olahraga. Akibatnya, Suwarno dipindahkan ke Pendopo Bupati.

“Saya masuk pendopo sekitar tahun 1995,” kenang Suwarno saat dikonfirmasi. Tugas pertamanya adalah melayani Bupati Agus Sarosa, yang kemudian berlanjut hingga masa jabatan Bupati Mashoed, Bupati Amin Said Husni, Bupati Salwa Arifin, dan saat ini Bupati Abdul Hamid Wahid.

Dari awalnya sebagai driver pikap, Suwarno kini diberi tanggung jawab untuk mengelola semua kegiatan di Pendopo. Ia mengakui bahwa setiap pemimpin memiliki karakter dan gaya kepemimpinan yang berbeda. Contohnya, Bupati Agus Sarosa dikenal sangat disiplin, sehingga memengaruhi cara kerja Suwarno dan rekan-rekannya.

Integritas dan Dedikasi yang Tak Pernah Berubah

Meski sangat dekat dengan para pimpinan daerah, Suwarno tidak pernah memanfaatkan posisinya untuk keuntungan pribadi. Menurutnya, integritas adalah hal mutlak yang harus dijaga. Oleh karena itu, ia tidak pernah meminta bantuan khusus atau mengajukan pindah tempat tugas.

“Bagi saya, disapa atau berbincang sejenak dengan bupati sudah menjadi kebahagiaan tersendiri,” ujarnya. Ia juga menyatakan bahwa ia tidak ingin dipindah dan akan terus mengabdi hingga menunggu purna tugas pada 2027 nanti.

Kenangan di Pendopo Bondowoso

Suwarno seperti hafal di luar kepala setiap sudut Pendopo Bondowoso. Tidak hanya ruangan, tetapi juga berbagai cerita tentang tempat ini sering kali membuat tamu menjadikannya tumpuan untuk bertanya. Termasuk mengenai “ritual” setiap pergantian pimpinan. Sebelum bupati baru menempati pendopo, biasanya ada tradisi berbeda-beda, mulai dari pembacaan Sholawat Burdah hingga pengajian selama 41 hari.

“Saya tidak tahu filosofi mendalamnya, tapi kami menyiapkan semua kebutuhan doa tersebut,” ungkapnya.

Bekerja sebagai abdi dalem juga memberinya privilege tersendiri, yakni bisa bertemu Presiden RI tanpa harus berdesak-desakan. Contohnya saat mendiang Gus Dur dan Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke Bondowoso. Suwarno-lah yang menyiapkan segala kebutuhan di kamar di Pendopo Bondowoso.

Ia mengaku pengalaman tersebut adalah kebanggaan yang tak ternilai, meskipun harus dibayar dengan rasa khawatir sepanjang malam. “Takut ada yang kurang,” kenangnya sembari tersenyum malu karena tak sempat berfoto dengan presiden kala itu.

Kehidupan Pribadi dan Keluarga

Berbicara mengenai duka, Suwarno mengakui waktu bersama keluarga menjadi berkurang. Meski begitu, istri dan kedua anaknya tidak pernah protes dan selalu mendukung, bahkan jika ia harus bertugas mendadak di tengah malam.

Masa Depan dan Harapan

Dua tahun lagi, Suwarno akan memasuki masa purna tugas. Baginya, melayani pimpinan adalah cara sederhana namun nyata untuk ikut membangun Bondowoso. Ia percaya bahwa pengabdian yang dilakukan selama ini adalah bentuk kontribusi nyata dalam memajukan daerah yang ia cintai.


Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *