Pembangunan Jalan Gedung Aji–Umbul Mesir Berikan Harapan Baru bagi Warga
Di Desa Sumber Agung, Kabupaten Tulang Bawang, sebuah perayaan kecil diadakan pada Senin (6/4/2026), tepatnya saat upacara ground breaking ruas jalan Gedung Aji–Umbul Mesir. Sebuah truk melintas perlahan di jalur yang sudah dimulai oleh alat berat. Di balik kemudi truk tersebut, Yanto (45) mulai bercerita tentang pengalamannya selama bertahun-tahun mengarungi jalan yang sering kali menjadi tantangan berat.
Yanto adalah seorang sopir angkutan hasil bumi yang hampir setiap hari melintasi jalur ini. Ia biasanya mengangkut sawit, gabah, dan singkong dari desa menuju pabrik. Namun, perjalanan itu sering kali berubah menjadi ujian, terutama saat musim hujan. Menurutnya, jalan ini bukan hanya rusak, tetapi juga “lumpuh total” ketika hujan turun.
“Kalau hujan, jalan ini bukan lagi rusak, tapi lumpuh total. Kami cuma bisa pasrah,” ujarnya dengan nada tegas meskipun wajahnya tampak lelah. Yanto mengisahkan pengalaman pahit yang pernah ia alami di jalan itu, yaitu suatu kali ia harus menginap tiga hari tiga malam karena mobilnya amblas dan tidak bisa ditarik.
Menurut Yanto, kerusakan jalan Gedung Aji–Umbul Mesir bukan hal baru. Bahkan, jauh sebelum ia menjadi sopir, kondisi tersebut sudah terjadi. “Jika saya jadi sopir lima tahun, tapi jalan ini rusak sudah hampir 30 tahun,” tambahnya.
Kondisi ini membuat para sopir harus berjibaku setiap hari. Mereka tidak hanya mempertaruhkan waktu, tetapi juga biaya perbaikan kendaraan dan risiko kecelakaan. Meski begitu, Yanto tetap bertahan karena ia melihat jalan ini sebagai urat nadi ekonomi warga. Setiap perjalanan yang ia tempuh membawa hasil panen dan harapan banyak orang.
Kini, harapan itu mulai terlihat sejak dimulainya pembangunan oleh Pemerintah Provinsi Lampung yang dipimpin Wakil Gubernur Jihan Nurlela. Yanto mengaku bersyukur melihat perubahan yang mulai terjadi, meski pengerjaan masih berlangsung. “Alhamdulillah, dengan kondisi sekarang saja sudah sangat membantu. Apalagi nanti kalau sudah mulus, itu harapan kami semua,” ucapnya.
Ia pun berharap pembangunan jalan ini benar-benar tuntas, sehingga tidak ada lagi cerita sopir terjebak berhari-hari di tengah lumpur. Di ruas jalan yang dulu kerap melumpuhkan aktivitas, kini perlahan hadir harapan baru, lahir dari pengalaman pahit yang tak ingin terulang kembali.
Informasi Terkait Pembangunan Jalan
Pemerintah Provinsi Lampung melalui Balai Marga Bina Konstruksi (BMBK) melaksanakan kegiatan preservasi jalan pada ruas Gedong Aji–Umbul Mesir (Link 093) di Kabupaten Tulang Bawang pada tahun anggaran 2026. Ruas jalan ini merupakan salah satu akses utama yang berperan penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, khususnya sebagai jalur penopang sektor pertanian dan perkebunan di wilayah tersebut.
Kepala Dinas BMBK M Taufiqullah menjelaskan bahwa total panjang ruas Gedong Aji–Umbul Mesir mencapai 31,515 kilometer. Adapun kondisi jalan pada akhir tahun 2025 terdiri dari:
- 3,200 kilometer dalam kondisi baik
- 4,210 kilometer dalam kondisi sedang
- 1,300 kilometer rusak ringan
- 22,790 kilometer mengalami rusak berat
Dalam pembangunan tahap awal ini, Pemerintah Provinsi Lampung akan menangani 13 kilometer pembangunan jalan tersebut dengan spesifikasi rigid beton. “April ini sudah dimulai target penyelesaian Desember. Tapi insyaallah dipercepat selesai dalam September 2026 ini. Sisanya sebagaimana harapan kita semua akan dibangun secara bertahap,” kata Taufiqullah saat diwawancarai di Lokasi.











