Cuaca Ekstrem di Jakarta dan Sekitarnya Memicu Berbagai Insiden
Cuaca ekstrem yang melanda Jakarta dan sekitarnya pada hari Minggu (12/4/2026) sore memicu berbagai insiden, seperti papan reklame roboh, pohon tumbang, serta kanopi dan atap rumah terbang. Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan beberapa gangguan lalu lintas dan kerusakan di berbagai titik.
Genangan Air di Jalan DI Panjaitan
Di Jalan DI Panjaitan, genangan air setinggi sekitar 5 cm terjadi, menyebabkan kemacetan lalu lintas. Akun X TMC Polda Metro Jaya melaporkan bahwa genangan air tersebut terpantau ramai cenderung padat. Pengendara diminta untuk berhati-hati saat melintasi area tersebut.
Papan Reklame Roboh di Tol Jakarta-Cikampek
Akun Instagram @jakarta.terkini melaporkan adanya papan reklame yang roboh di ruas Tol Jakarta–Cikampek (Japek) KM 1, dekat exit Tol Halim arah Tol Dalam Kota. Kejadian ini terjadi saat hujan deras dan angin kencang melanda wilayah tersebut. Akibatnya, jalur kiri dan tengah tertutup papan reklame, sehingga menghambat arus lalu lintas. Kendaraan hanya dapat melintas melalui sebagian jalur yang tersisa.
Pengendara diimbau untuk tetap waspada, mengurangi kecepatan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Kanopi dan Atap Terbang di Bambu Apus
Selain itu, akun Instagram @jakarta.terkini juga melaporkan bahwa angin kencang menyebabkan sebuah kanopi terbang dan menimpa dua rumah warga di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Sementara itu, akun @infobekasi_official mengunggah video tentang atap bangunan yang terbang dan menimpa rumah warga di wilayah Babakan, Mustikasari, Kota Bekasi.
Peristiwa ini disebabkan oleh hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Pohon Tumbang di Tol Becakayu dan Jalan Bambu Apus
Akun X TMC Polda Metro Jaya melaporkan peristiwa pohon tumbang di ruas Tol Becakayu, tepatnya On Ramp Cipinang pada pukul 17.20 WIB. Petugas sudah berada di lokasi untuk melakukan pembersihan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan sudah dalam penanganan petugas.
Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Pohon itu menimpa beberapa kendaraan roda dua. Kondisi pohon tumbang di sana menyebabkan kemacetan panjang, sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk memotong batang serta ranting.
Dari pantauan di lokasi, petugas menggunakan gergaji mesin untuk membelah batang pohon menjadi kecil agar bisa disingkirkan dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Petugas Satpol PP, TNI, dan aparat kepolisian berada di lokasi untuk menjaga agar tidak ada kendaraan melintas saat proses evakuasi.
Pengalaman Seorang Pemilik Sepeda Motor
Salah satu pemilik sepeda motor bernama Nurito menceritakan, awalnya ia parkir di sekitar Masjid Sunan Kali Jaga, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur karena hujan deras. Namun, saat hujan deras dan angin kencang, pohon tumbang menimpa enam sepeda motor termasuk punya Nurito.
Sepeda motor Honda Revo miliknya harus tertimbun ranting pohon dan selama beberapa menit tidak ada penanganan dari petugas. Pria yang akrab disapa Nur kemudian memilih untuk melaksanakan salat Ashar terlebih dahulu usai melihat sepeda motornya tertimpa pohon.
“Pas saya selesai salat keluar buat lihat sepeda motor saya, ternyata sudah dievakuasi. Saya enggak tahu siapa yang evakuasi,” tegasnya.
Sampai saat ini, petugas masih melakukan pembersihan terhadap pohon tumbang tersebut.











