Perbaikan Jalan di Kota Tangerang dan Tol Jakarta-Tangerang
Pemerintah Kota Tangerang terus mempercepat perbaikan jalan rusak yang terjadi pasca-Lebaran di sejumlah titik penting. Beberapa lokasi yang menjadi fokus perbaikan antara lain Jalan Rasuna Said, Husein Sastranegara, dan Bayur Periuk. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan Jalan Rusak
Perbaikan jalan dilakukan dengan menggunakan material agregat untuk menambal lubang sekaligus memperkuat fondasi sebelum dilakukan perbaikan permanen. Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, menjelaskan bahwa beberapa titik yang telah diperbaiki meliputi:
- Jalan Rasuna Said Pinang
- Jalan Husein Sastranegara Benda
- Jalan Hamka Larangan
- Jalan Marsekal Suryadarma Neglasari
- Jalan Raya Bayur Periuk
- Jalan K.H Ahmad Dahlan Karang Tengah
- Jalan H. Mansyur Pinang
Menurutnya, perbaikan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mengeluhkan kondisi jalan berlubang yang sering menyebabkan perlambatan kendaraan hingga memicu kemacetan. Iwan menjelaskan bahwa perbaikan di Jalan Raya Kutabumi-Periuk menuju Jalan M. Toha Periuk yang mengalami kerusakan cukup parah disebabkan oleh tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kecamatan Periuk dan sekitarnya.
“Dengan adanya perbaikan ini, pengguna jalan tidak perlu khawatir lagi terhadap kerusakan yang sebelumnya mengganggu kelancaran berkendara,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin memastikan bahwa program perbaikan jalan akan terus digencarkan setelah momen Lebaran, terutama pada titik-titik yang membutuhkan penanganan cepat. Pemkot Tangerang melalui Dinas PUPR juga telah menyiapkan langkah jangka panjang dengan melakukan pendataan menyeluruh terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan. Meski demikian, perbaikan sementara tetap dilakukan terlebih dahulu sambil menunggu proses perbaikan permanen yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus mengurangi potensi kemacetan di wilayah perbatasan Kota Tangerang.
Perbaikan Tol Jakarta–Tangerang
Komitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tol kembali ditegaskan oleh Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT). Sebagai pengelola Ruas Tol Jakarta–Tangerang, JMT bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance(JMTM) resmi memulai program pemeliharaan jalan secara berkala.
Senior Manager Representative Office 2 JMT, Ginanjar Bekti, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol. “Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama JMTM akan melakukan pekerjaan Scrapping, Filling, dan Overlay (SFO) serta rekonstruksi perkerasan,” ujar Ginanjar dalam keterangan resminya.
Pemeliharaan jalan ini dijadwalkan berlangsung mulai 7 April hingga 23 April 2026 di ruas Tol Jakarta-Tangerang. Sejumlah titik pekerjaan tersebar di kedua arah, baik menuju Jakarta maupun Tangerang. Untuk pekerjaan SFO, perbaikan dilakukan di beberapa lajur strategis, termasuk KM 24+930 hingga KM 17+700 arah Jakarta dengan total 13 titik pekerjaan. Sementara arah Tangerang juga mengalami perbaikan terbatas di beberapa titik.
Selain itu, rekonstruksi perkerasan turut dilakukan di sejumlah lokasi penting seperti off ramp Karang Tengah, on ramp Karawaci, hingga akses keluar Gerbang Tol Tangerang. Pekerjaan ini mencakup beberapa lajur dengan jadwal bertahap hingga akhir April 2026.
Selama proses berlangsung, lajur yang menjadi objek pekerjaan tidak dapat dilintasi untuk sementara waktu. Namun, lajur lain tetap difungsikan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas. Ginanjar mengimbau para pengguna jalan untuk lebih waspada saat melintas di area perbaikan, mematuhi rambu-rambu, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. “Kami juga mengimbau pengendara untuk mengatur waktu perjalanan agar terhindar dari potensi kepadatan akibat pekerjaan ini,” tambahnya.
Langkah pemeliharaan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan jalan tol sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.











